Monday, March 11, 2013

Pertama dan terakhir

Saya bukan sedang membuat lagu, tapi saya sedang mendengarkan lagu kemudian menulis eh mengetik liriknya. Jadi, sambil mendengarkan lagu, sambil mengetik liriknya. Biasanya sih saya tulis manual, ditulis tangan gitu. Hasilnya bisa ditebak, tulisan kaya cekeran ayam eh bukan tapi kaya tipak cacing jalan di pasir, oret-oretan resep dokter mah kalah, oret-oretan revisi dosbing mah lewatttt... hehehe. Nah kali ini saya coba dengan metode ketik. Lagu yang saya dengarkan "Cinta Pertama dan Terakhir" punya Sherina. Percobaan pertama hasilnya: 


"Sebelumnya tak ada yg mampu memngajakku untuk bertahan dikala sedih. Sebelumnya kuikat hatiku hanya untuk aku seorang. Sekarang kau di sini hilang rasanya semua bimbang tangis kesepian. Kau uat aku bertanya kau buat aku mencari rentang rasa ini aku tak mengerti akankah sama jadinya bila bukan kamu, lalu senyummu menyadarkanku kau cinta pertama dan terakhirku. Sbelmunya tak mudah bagiku, tertawa sedniri di kehdupan yang kelam ini sebelmunya rasanya tak perlu membagi kisahku tak ada yang mngerti sekarang kau disini hilang rasanya semua imabng tangis sedih...."
Udah kelanjutannya ketinggalan Sherina nyanyi...khekhekhe... 

Percobaan kedua:


"Sebelmunya tak ada yang mampu mengajakku untuk bertahan dikala sedih seblemunya kuikat hatiku hanya untuk aku seorang sekarang kau disini hilang rasanya semua bimbang tangis kesepian kau buat aku bertanya kau buat aku mencari tentanng rasa ini aku tak mengerti akankah sama jadinya bila bukan kamu lalu senyummu menyadarkanku kau cinta pertama terkahirku, sebelumnya tak mudah bagiku tertawa sendiri dikehidupan yang kelam ini seelumnya rasanya tak perlu mem..."

Lebih parah!!!hahahaha. Udah ah...tulis yang bener. Saya suka lagu ini. Saya sedang mellow sepertinya. :)


"Sebelumnya tak ada yang mampu mengajakku untuk bertahan dikala sedih. Sebelumnya kuikat hatiku hanya untuk aku seorang. Sekarang kau di sini hilang rasanya semua bimbang tangis kesepian. Kau buat aku bertanya, kau buat aku mencari, tentang rasa ini, aku tak mengerti akankah sama jadinya bila bukan kamu. Lalu senyummu menyadarkanku, kau cinta pertama dan terakhirku. Sebelumnya tak mudah bagiku, tertawa sendiri di kehidupan yang kelam ini. Sebelumnya rasanya tak perlu membagi kisahku tak ada yang mengerti sekarang kau di sini hilang rasanya semua bimbang tangis kesepian, Kau buat aku bertanya, kau buat aku mencari, tentang rasa ini, aku tak mengerti akankah sama jadinya bila bukan kamu. Lalu senyummu menyadarkanku, kau cinta pertama dan terakhirku. Bila suatu saat kau harus pergi, jangan paksa aku tuk cari yang lebih baik, karena senyummu menyadarkanku kaulah cinta pertama dan terakhirkuKau buat aku bertanya, kau buat aku mencari, tentang rasa ini, aku tak mengerti akankah sama jadinya bila bukan kamu. Lalu senyummu menyadarkanku, kau cinta pertama dan terakhirku."

No comments:

Post a Comment