Sepertinya besok jika kita bertemu, aku harus berani mengeluarkan kamera (pinjaman) ku.
Untuk apa?
Untuk memotretmu. Siapa tahu kau pergi-pergi jauh lagi. Kan bisa aku cetak foto itu sesuai ukuranmu, ku pajang di kamar. Jadi, biarpun jauh dan rindu, aku bisa mengatakannya langsung pada (foto) mu.
Hahahaha. Kau kan bisa bertanya padaku kapan dan kemana aku akan pergi. Kau pun tetap bisa mengatakan rindu padaku, seperti biasanya.
Aku tak ingin banyak bertanya padamu, karena pertanyaan itu tak akan habis. Jika aku bertanya kemana kau pergi, akan ada pertanyaan lain seperti kapan, berapa lama, dengan siapa, apa saja kegiatanmu, tidur dimana, dan lain sebagainya.
Aku pasti akan menjawabnya.
Benar?
Benar.
Menjawab tanpa marah? tanpa merasa terbebani?
Aku coba. :) Ah aku tidak pernah merasa terbebani olehmu sayang. Justru aku senang menjawab pertanyaanmu.
Hmmm....tapi tetap aku tidak akan bilang rindu padamu. Yang itu aku takut nanti kau merasa tidak nyaman.
Ah tidak, aku suka kok. Hanya memang aku tidak bisa menjawab rindu mu dengan rindu juga, bukannya tidak rindu, tentu rindu, tapi yaaa aku hanya tidak bisa mengungkapkannya secara langsung padamu.
Kau tidak merasa terbebani?
Tentu tidak. Hanya merasa bahwa aku belum punya cukup banyak waktu untukmu, maaf yah. :)
Nah itu yang kumaksudkan. Aku tidak mau kau merasa demikian. Aku baik-baik saja selama kau pergi untuk mewujudkan mimpi-mimpimu, mewujudkan karya-karyamu.
:) terima kasih ya...Jadi, tetap mau foto-foto aku kalau nanti kita ketemu?
Iya dong, soalnya kau selalu pergi ke tempat-tempat minim sinyal. Tetap aku tak bisa menghubungimu kan. :)
Tapi cetak foto sebesar aku, mahal lho.
Yaa digambar kan bisa.
Ah palingan gambarmu itu ndak seganteng aslinya.
Lho tapi semua orang pasti tahu itu gambarmu. Berarti gambarku mirip aslinya. :p
Hahahaha. Lucu. Apa judulnya?
"Superguy bersama Anggreknya". Kau tahu itu anggrek apa saja yang ada di samping mu?
Apa?
Yang sebelah kirimu adalah anggrek merpati (Dendrobium crumenatum) yang sebelah kananmu anggrek besar yang kau temukan di Gunung Ungaran, Bulbophylum lobii.
Kenapa dua jenis anggrek itu yang kau sertakan dalam gambarmu?
Anggrek merpati adalah anggrek pertama yang aku tahu karenamu. Bunga putih kecil-kecil yang sejak kecil kulihat ada di pohon mangga depan rumahku, tapi baru aku tahu itu jenis anggrek setelah kau mulai menekuni dunia anggrek terutama anggrek hutan. Sedangkan yang satunya adalah anggrek yang membuatmu bercerita lagi. Aku masih ingat ekspresimu ketika menceritakan betapa senangnya kau bertemu anggrek hutan yang besar. Selama ini anggrek hutan yang kau temui adalah yang berukuran kecil. Cantik pula. Senangmu itu sama seperti ekspresimu ketika bercerita tentang burung Julang Emas saat pengamatan di Gunung Ungaran. Itu kebahagiaan tersendiri untukku. Kau bercerita. :) Jadi yaa dua jenis anggrek itu yang ku gambar di sisi mu.
Hmmm.... :) Bawa kamera juga ya, hahahaha.
Iya itu doa semoga kau segera bisa membeli kamera impianmu, tanpa harus menumpuk hutang-hutang. Amin. :)
Amiiiin... :)
Besok Jumat, inshaallah aku ujian. Doakan ya.
Wawawa...iya, semoga lancar ya, presentasinya lancar dan bisa menjawab dengan baik. Amiiiin. Semangat ya. :D
Amin..amin..amin..Ya Rabbal'alamin. :)

No comments:
Post a Comment