Showing posts with label syariah. Show all posts
Showing posts with label syariah. Show all posts

Friday, August 09, 2013

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H, 
maapkeun segala ucap dan sikap saya yang tidak berkenan di hati ya..... 
semoga masih dipertemukan dengan Idul Fitri tahun depan. 
amiiiin.

Saturday, July 27, 2013

Al-Fatihah

-aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk
-dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha penyayang
1. Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam
2. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
3. Yang menguasai hari pembalasan
4. Hanya kepada-Mu lah Kami beribadah dan hanya kepada-Mu lah Kami meminta pertolongan
5. Tunjukilah Kami jalan yang lurus
6. Yaitu jalannya orang-orang yang Engkau berikan nikmat atas mereka
7. Bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang tersesat

Thursday, July 25, 2013

Tentang marah dan mengendalikannya

"memang aku yang salah, tapi setiap kali menegur dia selalu menggunakan bahasa yang tidak menyenangkan."
Begitu isi sms yang teman kirimkan pagi ini. Hmmm...saya menjawabnya dengan "Mungkin karena hanya yang tidak menyenangkan itu yang dia tahu. Maklumilah."

Saya menjawab demikian seolah saya juga berkata pada diri sendiri.

Jika orang menegur secara terus menerus menggunakan cara yang tidak menyenangkan ya mungkin karena dia tidak tahu bagaimana menegur dengan cara yang lebih lembut. Jreng..jreng..

Jika dia pernah menegur dengan lembut lalu suatu saat dia menegur dengan kasar, mungkin dia sedang banyak pikiran. Dimaafkan saja.

Kita harus pandai-pandai membaca ya dan memaafkan ya.

Ah iya kemarin saya mencari tahu, ayat AlQuran tentang marah.
“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran – 134)
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda
“Bukanlah orang kuat (yang sebenarnya) dengan (selalu mengalahkan lawannya dalam) pergulatan (perkelahian), tetapi tidak lain orang kuat (yang sebenarnya) adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah" (HR.al-Bukhari dan Muslim)
“Barangsiapa yang menahan kemarahannya padahal dia mampu untuk melampiaskannya maka Allah Ta’ala akan memanggilnya (membanggakannya) pada hari kiamat di hadapan semua manusia sampai (kemudian) Allah membiarkannya memilih bidadari bermata jeli yang disukainya”(HR Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad, dinyatakan hasan oleh imam at-Tirmidzi dan syaikh al-Albani.)
Dan Rasulullah SAW memberi petunjuk bagaimana cara mengatasi marah jika tanda-tanda marah sudah mulai muncul, diantaranya:

  1. Berlindung kepada Allah SWT dari godaan setan. Dari Sulaiman bin Shurad beliau berkata: “(Ketika) aku sedang duduk bersama Rasulullah SAW, ada dua orang laki-laki yang sedang (bertengkar dan) saling mencela, salah seorang dari keduanya telah memerah wajahnya dan mengembang urat lehernya. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yang seandainya dia mengucapkannya maka niscaya akan hilang kemarahan yang dirasakannya. Seandainya dia mengatakan: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk”, maka akan hilang kemarahan yang dirasakannya”(HSR al-Bukhari dan Muslim). 
  2. Diam. Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang dari kalian marah maka hendaknya dia diam”(HR Ahmad dan al-Bukhari, dinyatakan shahih dengan penguatnya oleh syaikh al-Albani).
  3. Duduk atau berbaring. Dari Abu Dzar al-Gifari bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang dari kalian marah dalam keadaan berdiri maka hendaknya dia duduk, kalau kemarahannya belum hilang maka hendaknya dia berbaring”(HR Abu Dawud, Ahmaddan Ibnu Hibban, dinyatakan shahih oleh imam Ibnu Hibban dan syaikh al-Albani.) 
Jadi, jika ada yang menegur dengan ucapan yang tidak menyenangkan, jangan buru-buru tersinggung, jangan buru-buru marah. :)

Well, saya jadi ingat, mas kalau marah bisa diam sampai dua tiga hari, dia sedang mengatasi supaya tidak marah dan berkata kasar pada saya. Eeh saya kadang malah tambah nyolot dengan mengatakan 'diam tidak menyelesaikan masalah'. *sungguh saya memang terlalu* hehehe.

Apalagi ini bulan puasa yaa, jadi baik-baik mengendalikan marah nya.

Wassalam.. :)

::Hadis dan tentang menahan marah di atas saya dapat dari artikel ini.::

Tuesday, June 18, 2013

Mabuk tafsir #dialog #imajiner

Koyone bener jebule keblinger #mabukTafsir
Yap, ketika tafsiran sesuatu hal dibenar-benarkan menurut pandangan pribadi. 

Di twitter sering saya sering nemu "ngebir yuk." 
Di drama korea saya sering nemu adegan minum-minum soju/arak beras.
Di drama jepang ada sake.
Di fil holiwud, jangan ditanya lah.
Minuman keras udah kaya air mineral, begitu haus minumnya soju, sedih minum arak, senang mabok-mabokan.

Kenapa membahas ini? well yeah...saya pun jika sedang merasa "eneg" mulut nyerocosnya "ngebir yooo...ngewine yooo..." hahaha. *tapi nek ono barange tetep ra wani* 

Ada partner in crime saya untuk guyonan semacam ini, dan dia pun kadar pengetahuan tentang minum-minuman kaya gitu mudeng banget. wkwkwk. Semudeng dia paham kopi. Dia juga kalau sedang jengah pasti sms nya nggak jauh dari mabok.

Kami punya tafsir asal-asalan yang kadang terdengar serius, dulunya sering banget diungkapin di hadapan teman-teman, tapi begitu tahu nggak semua orang bisa dibecandain kaya gitu, becandaan itu cuma buat kami berdua saja, ya minimal kalau lagi kumpul sama yang taraf becandanya seiman lah. Takut keblusuk beneran mereka. Becanda tentang larangan mengonsumsi makanan/minuman yang memabukkan. Seringnya kami becandain "Lho berarti nek ora mabuk, ora haram. ngincipi sitik ora popo." hahaha. 
Pernah ada yang percaya dong dan mengimani sepenuh hati. ekekekek. *menyesatkan* Padahal yang diharamkan itu adalah zatnya. Kalimat memang mudah sekali diutak-atik supaya terlihat memiliki makna lain, supaya makna lain itu membuat yang salah terlihat benar. *ati-ati lho mblangsak* Becandaan itu pernah saya ungkapin ke mas-mas yang lucu, pintar dan charming tapi soal syariah mah saya nggak berani becandain dia lagi, ketika itu dia akan memotong makanan menggunakan pisau, nah pisau itu baru saja digunakan untuk membuka kemasan alkohol 96%, si mas ngebersihin bener-bener itu pisau, saya becandain kaya gitu dia mukanya lempeng aja jawab "bukan masalah sedikit banyak nya, atau bikin mabok nggaknya, yang haram itu zatnya." Maksudnya mau banyak sedikit kalau kemakan ya tetep aja haram. hehehe. 

Jadi yaa kalau ditanya apa saya pernah ngincipi beer/bir? Jawabnya tidak pernah. Kalau rootbeer sih udah pernah, tapi itu kan nggak beralkohol. *kayaknya* hahaha. Enggak ding, memang tidak beralkohol kok, root beer ini sejenis minuman bersoda. Tapi ya kalau disuruh minum lagi pikir-pikir, karena di kemasannya nggak ada label halal.

Nah ngomongin minuman beralkohol ini, ada satu namanya brem cair. Tahu brem kan? Makanan khas Madiun dan Bali itu lho. Saya baru tahu ternyata ada yang cair, katanya sih ini minuman sehat, dan menghangatkan. *yaiyalah kan beralkohol* Dulu saya pernah dengar tentang arak bali, pertanyaan saya adalah sama kah brem cair dan arak bali ini? Kemudian saya gugling, ternyata beda. Bahan dasar pembuatannya beda dan asal daerahnya juga beda. Arak bali dari Bali, seperti namanya, sedangkan brem cair dari Nusa Tenggara, ya meskipun sekarang di Bali juga ada dan mungkin di daerah lain. Arak mengandung alkohol, itu sudah pasti. Brem tidak mengandung alkohol, tapiiiiiiiii brem cair mengandung alkohol karena ada proses fermentasi yang menyebabkan terproduksinya alkohol, sama seperti air tape. Intinya seperti itu. :)

Ngobrolin brem cair ini bersama partner in crime saya, sebenarnya tadinya saya percaya-nggak percaya brem cair itu haram atau tidak. Kalau brem cair haram apa brem juga haram. Itu pikiran sebelum saya diskusi dan gugling sana-sini. Teman saya bilang sama seperti hasil guglingan saya. Oh yowes berarti apa yang saya infokan kepada orang lain ndak salah, apa yang saya ingatkan kepada orang lain benar. Iya saya dihadapkan pada kenyataan teman muslim minum brem cair. hahaha. Agak bingung gimana bilangnya, takut tersinggung, takut bikin malu, takut jadinya bikin jarak. (saya ini payah dalam berkomunikasi dan bersosialisasi.)

Balik ke obrolan dengan teman, dia bilang dia paham konsep air tape, tape, brem dan brem cair ini sejak dia di SMA, guru biologinya yang ngajarin. Ceritanya pernah ada ustad yang mengharamkan tape karena difermentasi, tapi sang guru bilang tape nggak haram, tapi air tape yang haram, karena mengandung alkohol. Jadi kalau sengaja difermentasikan lama supaya ada air tapenya, lha itu haram. :) Nah inti dari percakapan saya dan teman berdasarkan cerita gurunya adalah makanan/minuman yang haram adalah makanan yang dibuat dari bahan baku yang diharamkan, melewati proses yang haram, dan menghasilkan zat yang haram. :) Brem cair bahan bakunya sari ketan, halal, namun melewati proses yang dapat menghasilkan alkohol yang haram, jadinya haram. :)

Semoga yang saya pahami ini benar ya. Yah kalau masih ragu antara halal dan haram, misalnya ada pihak yang mengatakan bahwa itu haram dan pihak lain bilang halal, baiknya dihindari untuk mengkonsumsi, bukankah yang meragukan itu hukumnya mendekati haram, maka sebaiknya dihindari saja. :)

Ada juga yang bilang alkohol itu bisa untuk obat, baik untuk kesehatan. Duh yang baik untuk kesehatan dan halal saja ada banyak kok, kenapa nggak konsumsi yang halal saja. :) Halal itu baik dan sehat. :)

Obat batuk yang pernah bahkan beberapa kali saya konsumsi ternyata tiap sendoknya (5ml) mengandung ethanol 10%. hahaha. Padahal seingat saya beer yang dijual di indomaret aja paling pol 7-9% kandungan alkohol nya. Sejak itu saya pilih-pilih kalau beli obat batuk sirup (nggak suka obat tablet), pilihyang tidak mengandung alkohol. Ya memang kalau untuk obat boleh, tapi sebaiknya, sekali lagi, dihindari. Tuhan menciptakan bumi yang luas dengan segala makhluk ciptaan dan pasti setiap ciptaanNya itu memiliki manfaat, pasti ada yang berfungsi sebagai obat (yang halal). Apalagi Tuhan menciptakan penyakit itu sepasang dengan penawarnya. :) 


Jadi, selalu hati-hati dalam menafsirkan kalimat, apalagi firman Tuhan. Kalau nggak benar dalam menafsirkan memang mblusukke.

Waaa sudah dini hari...hoahmm....

^^

Saturday, April 13, 2013

Karena Menikah adalah Ibadah

karena menikah adalah ibadah ;)


Sunday, March 03, 2013

Sekalimat semesta

Sekalimat doang butuh nyali sebesar semesta dunia akhirat. Coba tebak? Iyes, kalimat saat ijab-kabul pernikahan. heuheuheu..

Jadi pagi ini saya menghadiri pernikahan teman saya, Fitri. Dia teman SMA saya, meskipun kami tidak pernah satu kelas, tapi hubungan kami sangat dekat. Dulu sewaktu jaman SMA saya punya satu kelompok bermain, hahaha kaya anak teka ya, cuma bermain loh, jarang belajar soalnya. :) kami bersepuluh seringnya, lima perempuan lima lelaki, Saya, Elena, Fitri, Dewi, Ery, Embun, I Gede, Bram, Freddy, dan Dwaya.

Diantara kami bersepuluh, yang sudah menikah adalah Elena dan Fitri. Elen begitu kami sering memanggilnya, sudah punya putra satu, umurnya satu tahun namanya Satria. Nah kalau Fitri ini yang tadi pagi saya hadiri akad nikahnya.

saya dan mempelai perempuan
Menghadiri acara sekhidmat itu dalam kondisi pilek bukanlah hal yang nyaman, sendlap sendlup sodara. Berusaha nahan sendlupan ketika kalimat ijab diucapkan, bukan hal yang gampang. *nyengir*

Dari beberapa acara akad yang pernah saya hadiri, baru kali ini saya mendengar kalimat ijab-kabul berbahasa ngarab. hehehe. Nggak paham blas, cuma paham pas nyebutin namanya kedua mempelai doang. hehehe. Ya pokonya begitu selesai kalimat ijab-kabul itu "sah..sah..sah.." alhamdulillaaah...

Barakallah ya teman...

Tadi disebelah saya ada Elen, dia bilang "Pas habis kalimat sah itu dulu aku ngerasanya ha-gitu-doang." hahahaha. Iya ya..kan cuma sekalimat doang, tapi persiapannya seabreg, jauh jauh bulan direncanakan. Dan yang paling penting ngumpulin nyalinya itu lho, seluas semesta, sedunia akhirat. :)

Apa?oh sudah pasti ada pertanyaan, kapan nyusul? hehehe.

Sunday, May 08, 2011

keutamaan mengucap salam dengan baik dan benar

Berulang kali saya disapa dengan "Ass" atau "Askum" dalam sebuah chatting atau pesan singkat. Terkadang saya tidak menjawab, nah itu artinya kan gak bagus dan bahkan gak ada artinya. Namun pada akhirnya saya mengingatkan bahwa mengucap salam itu mbok yang baik. salam itu kan doa.
Assalamualaikum artinya semoga diberikan keselamatan atasmu.
Assalamualaikum warrohmatullohi wabarrokatuh artinya semoga diberikan keselamatan atasmu dan rahmat Allah serta berkahNya juga kepadamu.
Artinya bagus kan?! Dari sebuah artikel, saya ketahui bahwa salam adalah dzikir, mengingat Allah, salam juga merupakan doa yang istimewa. Menjawab salam itu hukumnya wajib, kecuali ketika sedang sholat, berkhutbah, atau di dalam kamar mandi/toilet. Menjawab salam hendaknya lebih baik/lebih lengkap dari ucapan salamnya atau minimal jawab dengan yang sepadan. Seperti dalam firman Allah SWT dalam surat An-Nisa ayat 86.
"Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (penghormatan itu, yang sepadan) dengannya. Sungguh, Allah memperhitungkan segala sesuatu."
Misal, ketika seseorang mengucap "Assalamualaikum" maka jawab dengan "Waalaikumsalam warrohmahtullah" atau minimal "Waalaikumsalam".
Jika seseorang mengucap salam "Assalamualaikum warrohmatulloh" maka jawablah dengan "Waalaikumsalam warrohmatullahi wabarokatuh" atau minimal dengan "Waalaikumsalam warrohmatullah".

Mengucap salam terlebih dahulu kepada sesama muslim, maka Allah akan meninggikan derajatnya. Seperti sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas'ud RA :
“Salam adalah salah satu Asma Allah SWT yang telah Allah turunkan ke bumi, maka tebarkanlah salam. Ketika seseorang memberi salam kepada yang lain, derajatnya ditinggikan dihadapan Allah. Jika jama’ah suatu majlis tidak menjawab ucapan salamnya maka makhluk yang lebih baik dari merekalah (yakni para malaikat) yang menjawab ucapan salam.”
 Nah, kalo ngucap salam "ass" aja itu artinya gak baik lhoo...ass dalam bahasa inggris kan artinya pantat/keledai/orang bodoh. *Masak lu ngatain sodara lu pantat sich. heheheh.* Apalagi kalo yang disapa adalah saya, cewek manis dan ayu. qiqiqiqiq.

Mari kita biasakan mengucapkan salam dengan baik.

Friday, November 12, 2010

bersyukur, hal kecil yang kadang kita lupakan

malam ini saya dicurhati seorang teman, sahabat, abang. yang sedang bermasalah dengan sang pasangan hidupnya.
hemm..perempuan, terkadang punya keinginan yang menggebu-gebu dan gak masuk akal, karna memang katanya perempuan lebih banyak menggunakan perasaan daripada logika. perempuan kadang tidak sabaran. perempuan kadang tidak mampu memilah mana yang lebih penting. perempuan kadang mementingkan gengsi yang selangit tanpa diikuti kemampuan yang sepadan. 'kadang' yang semua saya tulis tadi bukan berarti hanya dimiliki oleh perempuan, dan tidak semua perempuan seperti itu.

jadi, perempuan yang satu ini, istri abang saya itu, setiap ketemu temen ceweknya yang omongannya 'selangit' selalu jadi menuntut yang macam-macam sama abang saya, yang pengen punya mobil lah, yang pengen punya rumah lah (mereka ngontrak). abang saya mengeluh karna katanya istrinya itu susah dinasehati.

disini saya mau share sesuatu, bukan tentang menggosipkan permasalahan abang saya itu, tapi tentang bagaimana cara kita bersyukur dan bagaimana cara kita bersabar, bagaimana cara kita mengambil hikmah.

yah..sebenarnya bukan sekali ini abang mengeluh, tentang rumah tangganya. dan sebagian besar adalah tentang istrinya yang mudah terpancing kemewahan temannya. entah kenapa saya menganggapnya sebagai sikap yang kurang bersyukur. menurut saya, dia adalah seorang perempuan yang beruntung telah mendapat abang saya sebagai pendamping hidupnya. seorang lelaki yang sangat menyayangi istrinya, lelaki yang mau berusaha keras memahami dan berubah menjadi lebih baik untuk sang istri. dan kalau didengar dari cerita abang(karena saya hanya mendengar cerita dari pihak abang saja), istrinya itu yang kurang bisa memahami suami.
memiliki keinginan yang tinggi itu bagus, asalkan kita juga mau berusaha dengan keras untuk mewujudkannya, tidak hanya sekedar menuntut dari orang lain.
sejujurnya saya iri dengan mereka, karena mereka begitu saling mencintai, abang saya begitu menyayangi istrinya, saya iri, saya pengennn...hehehhe. tapi mendengar keluhan abang saya itu, saya menyadari, apa yang terlihat indah dimata kita, belum tentu begitu pula kenyataannya. dan saya menjadi lebih bersyukur dengan apa yang saya miliki sekarang. apa yang saya miliki? yang saya miliki adalah sebuah pandangan. pandangan yang luas. itu menurut saya. setidaknya saya tidak pernah terlalu 'dangkal' ketika ada seseorang yang begitu sombong menceritakan apa yang dia miliki. saya selalu ada dalam jalur pikiran tentang apa yang sudah saya raih dan apa yang harus saya raih.
terkadang saya meratapi apa yang terjadi pada diri saya sekarang, kenapa saya begitu 'mengenaskan'. tapi sedetik kemudian setelah pikiran itu datang, saya menarik nafas panjang, beristighfar, dan meyakini bahwa semua yang saya lakukan adalah kehendak yang Kuasa. saya evaluasi kembali semua kejadian itu, menanamkan dalam hati bahwa kesalahan-kesalahan yang saya lakukan dulu tidak boleh terulang kembali, dan meyakini bahwa keputusan-keputusan yang saya ambil adalah yang terbaik. ini yang terbaik. dan mari kita mengusahakan yang lebih baik lagi sesuai kehendakNYA.

mengenai bagaimana kita bersabar, saya merasa abang saya kurang bersabar, dia mudah sekali merasa semua ini berat. berulang kali saya mengatakan yang sabar, dan dia hanya tersenyum dan berkata "yah semua orang cuma bisa bilang yang sabaaarrrr.." hahaha saya tertawa, lalu bagaimana lagi saya harus memberi solusi. karena memang kuncisemua kesuksesan salah satunya adalah dengan bersabar. bukankah Tuhan selalu mengajarkan kita untuk berusaha, berSABAR, berikhlas, dan berdoa?! berusaha mencapai apa yang kita inginkan, harus diiringi dengan kesabaran keikhlasan dan doa. satu saja dari beberapa point itu hilang, apa yang kita usahakan tidak akan diberkahi. berusaha tanpa bersabar itu belum disebut berusaha keras, karna kita hanya akan mudah menyerah. berusaha keras dan bersabar tanpa  diiringi doa, Tuhan takkan memberkahi apa yang kita capai, dan keberhasilan itu tidak akan kekal. ikhlas, adalah penolong jika apa yang yang kita usahakan tetap tidak membuahkan hasil, dengan ikhlas, kita akan mampu bertahan dan bersyukur dengan segala ketetapan Tuhan, dengan bersyukur kita pasti mampu menimbun semangat untuk berusaha kembali. Tuhan akan selalu menolong umatNYA yang mau berusaha.

tentang bagaimana mengambil hikmah, dari semua ini saya belajar untuk terus bersyukur, terus percaya bahwa apa yang Tuhan tetapkan adalah yang terbaik untuk diri kita. dan apa yang terbaik untuk diri kita belum tentu baik untuk orang lain. begitu pun apa yang terbaik untuk orang lain belum tentu baik untuk kita...

"mari kita bersyukur untuk apa yang telah kita miliki dan telah kita capai hingga detik ini, dan marilah kita terus menjaga dan memupuk semangat untuk jadi lebih baik lagi detik-detik kedepan.."

good night...sleep tight..