Wednesday, October 02, 2013

Good Day

“every day may not be good, but there’s something good in every day”

Skejul saya hari ini tidak berjalan lancar. Sedangkan saya sebenarnya tidak memiliki rencana cadangan. Tapi, disaat pikiran blank, tetiba ada pesan masuk. Harus foto untuk pamwis. Yasudah foto saja lah hari ini, tapiiiii...lupa bahwa foto itu harus mengenakan kemeja putih dan jilbab hitam. Which is saya tidak bawa semua. Belok ke gramed lah, setelah sebelumnya mampir kos teman untuk pinjam kemeja putih. Saya punya kemeja putih, tapi tidak bisa dipasangi dasi. Foto harus pakai dasi.

Maka rencana dadakan berikutnya adalah pergi ke gramedia. Jreng..jreng..panasnya Semarang. Sampai di gramedia, buku yang dicari tidak ada. Malah nemu buku-buku yang menggoda isi dompet. Hayaaaaah......bukunya Kuntowijoyo, Ayu Utami, YB Mnagunwijaya, Emha Ainun Nadjib dan komik miiko. Hehehe. Tetiba saya ingat ada toko buku yang diskonnya lumayan. Toga Mas. Aheyyyy....good idea. Setelah menimang-nimang buku apa saja yang sekiranya tidak ada di Toga Mas, biasanya yang terbitan gramedia (yaiyalah). Hehehe. Saya beli komik miiko dan buku YB Mangunwijaya, Pohon-Pohon Sesawi. Bukunya Ayu Utami terbitan gramedia sih, tapi yaa besok sajalah. Hehehe.

Meluncur ke Toga Mas. Mencari Indonesia Bagian Dari Desa Saya, Emha Ainun Nadjib. Cari di rak-rak buku nya tidak ada. Cari di komputer ada lho. Ya sutra, saya bertanya pada pegawai, ternyata itu buku terbitan baru jadi masih di gudang. Ketika saya bertanya apa saya bisa membeli nya siang tadi, ternyata tidak bisa, harus nunggu barcode nya jadi yaitu sekitar jam dua-an. Haaayooooo suwi yaaa...hehehe. Saya di sana jam satu lho. Nunggu di toko buku itu sebenarnya menyenangkan tapi tadi saya terburu-buru untuk memesan buku secara online, supaya bisa segera saya transfer uangnya hari ini. Pulanglah saya dengan langkah gontai. Huhuhu. Buku Cak Nun itu sebenarnya bukan buku baru, tapi terbitan baru dengan cover yang baru. Daaaaan saya jatuh cinta sama covernya, kalau tulisan-tulisan Cak Nun, sudah cukup lama saya jatuh cinta, tapi beli bukunya masih jarang, soalnya mas punya hampir semua buku tulisan Cak Nun. Hehehhehe. Buku mas yang saya pinjam dan belum selesai dibaca saja ada dua biji, Kopi Jon Pakir dan Markesot Bertutur. Tapi buku Indonesia Bagian Dari Desa Saya ini, dengan cover barunya, saya ingin punya. Hohohoho.

Di perjalanan pulang saya kepikiran beli roti Kimmy Bun. Roti kopi lho. Hehehe. Enaaakk...awalnya hanya berniat beli kemudian pulang, tapi lihat gambar es kapucino kemudian tertarik, ya tuhan panas sekali Semarang. Akhirnya beli roti yang dibungkus tiga biji, rasa kopi satu biji dan rasa choco vanila dua biji, roti yang dimakan di tempat satu biji dan es kapucino satu gelas, sambil nonton film yang ada di tipi. Dan kemudian saya berpikir, lho kok saya nangkring di sini, katanya tadi buru-buru mau transfer uang untuk beli buku. Hahahaha. Self toyorrrr.... eh sendok aduk es kapucino-nya bagus lho. Seksi. Wkwkwkwk.

 Perjalanan masih jauh dan panas dan saya malah minum es, mumetlah. Heuheuheu....pelajaran siang tadi adalah, kalau pengen kopi ya minum saja, jangan ditahan-tahan, akhirnya malah mampir-mampir dan minumnya es. Wkwkwkwk. Parah.

Yeah...after all...there’s something good. Untuk diri saya sendiri. Menikmati wara wiri ke mana-mana sendirian.

Yattaaa......

No comments:

Post a Comment