Sesungguhnya, ketika diam meraja, adalah
saat di mana pikiran menggema kan
kericuhan.
Ricuh
yang mencari celah untuk reda. Aku sedang mencoba untuk reda. Sekalipun yang
ingin kulakukan adalah menangis, menghujani tenang ini dengan sebuah lega.
Ricuh
yang berkecamuk dalam setiap hela nafas.
Ricuh
yang ah bagaimana lagi aku harus menjabarkan sepi ini.
No comments:
Post a Comment