Wednesday, May 11, 2011

hal tidak baik yang disebar-sebarkan

ingin mengungkapkan pendapat. kalo ada yang dirasa kurang berkenan atau keliru, mohon masyarakat ngerumpi memberi masukan.
barusan saya mendapat sms dari teman saya, sepertinya sms itu dy dapat dari temannya yang mungkin dari temannya juga, intinya itu sms kayaknya sudah di forward-forward deh. awal kalimat sms itu adalah 
Cintailah bahasa Indonesia, bahasa kita sendiri.
awalnya bagus yaa, mengajak kita untuk mencintai bahasa ibu pertiwi, tapi kalimat selanjutnya kok ternyata mengajak saya untuk membandingkan bahasa Indonesia dengan bahasa negara tetangga. bahasa yang bernenek moyang bahasa melayu. 
saya langsung merasa tidak nyaman dengan hal membanding-bandingkan itu. yang saya baca hanya perbandingan pertamanya saja.
di Indonesia kementrian agama sedangkan negara tetangga adalah kementrian tidak berdosa. 
dalam setiap perbandingan itu dicantumkan juga komentar si pengirim (atau pencetus ide) yang tentu saja bernada mengejek bahasa negara tetangga.
karena saya merasa tidak nyaman, maka saya tidak melanjutkan membaca sms yang ternyata panjangnya sampai beberapa halaman.*maklum hape saya cuma tiga halaman sms, jadi kalo smsnya puanjaaaaang jadi ada tulisannya 'some text messages is missing'*
sms tersebut langsung saya balas, intinya saya bilang sama teman saya itu bahwa, janganlah menyebarkan hal-hal yyang tidak baik apalagi mengenai perbedaan antar negara. wong bahasa antar suku dalam negeri saja berbeda-beda, tentu saja yang beda negara artinya juga lain. 
seperti yang guru PPKN SMP saya pernah bilang tentang kata AMIS. di Jawa amis itu bauk gak enak, bauk nya ikan dan darah itu amis. tapi ternyata di suku lain (saya lupa suku apa) ternyata arti amis adalah manis. nah beda banget kaaan... makanya kalo kemana-mana(masih dalam negeri Indonesia) dianjurkan menggunakan bahasa Indonesia, sebagai bahasa persatuan, supaya tidak salah persepsi. nahhh...oleh karena itu juga paling aman kalo di luar negeri meskipun satu rumpun melayu, adalah menggunakan bahasa Inggris.
yang saya tidak suka dari sms teman saya itu adalah, kenapa sich perbedaan kok dibesar-besarkan, malah disebar-sebarkan pulak. 
dari dulu memang negeri ini sama negeri tetangga tidak akur, terutama dalam masalah hak paten atau hak milik budaya. tapi kan mbok yaa, seharusnya dirubah supaya bisa menjadi damai dan bersahabat. siapa yang harus memulai usaha supaya kedua negara bisa damai hidup tentram berdampingan?? ya masyarakatnya toh?? generasi mudanya. bukan malah menyebarkan dan membesarkan perbedaan yang ada. 
masalah hak milik budaya itu juga bukan sepenuhnya ketidaksopanan mereka kan? tapi bangsa kita juga yang kurang bisa menghargai dan melestarikan. coba kalo batik gak diklaim negara lain, mungkin sampai sekarang batik gak akan eksis.
maka marilah kita hentikan menyebar-nyebarkan hal yang tidak baik, apalagi hal-hal yang bisa menyebabkan perpecahan di dunia.*hayah..bahasane rak nguati*

No comments:

Post a Comment