semua terlalu rumit untuk diceritakan ulang
karena waktu toh tak akan pernah berulang
dan hanya semakin jauh
tertinggal
dan aku semakin bodoh
terus melakukan kesalahan yang sama
terus melalui jalan berkubang yang sama
susah untuk diceritakan lagi
semua sudah diurai
simpul kacaunya (begitu kata festivalist)
dan ujung kekacauan itu
adalah
aku
aku
aku
aku
yang tak pernah mau berkorban
yang hanya sibuk mengeluh
dan
mengeluh
bisa kau pahami itu?
bisa?
bisa?
mungkin tidak
maka aku enggan bercerita tentang ruwet ku sendiri
ini tak ada hubungannya denganmu
karena aku belum menjadi bagian hidupmu
bahkan mungkin
belum menjadi bagian hatimu
No comments:
Post a Comment