saya sudah mulai merasa berlebihan.
harus segera berhenti.
perasaan yang berlebihan.
seharusnya nggak dihitung ya..
Sunday, September 30, 2012
Tuesday, September 25, 2012
Menantang Rasi Bintang - FSTVLST
Hai..hai..selamat siang…
Setelah dari tadi bolak balik buka tutup dashboard blog, sekarang saya tahu akan menulis apa di sini.
Jadi, beberapa hari yang lalu, pagi-pagi si mas sms ucapan selamat pagi, yang tidak seperti biasa adalah dia mulai lagi menulis kalimat yang sedikit panjang. Sebuah puisi (awalnya saya kira demikian) dan membuat saya jatuh cinta. Hari berikutnya saya tahu itu adalah sebuah lirik lagu. Iya, lirik lagu. Lirik lagu dari band indie Fstvlst, dulu namanya Jenny Teman Pencerita. Kata mas, ini single baru Fstvls. Judulnya Menantang Rasi Bintang. Berikut ini lirik lagunya.
menantang rasi bintang,
membalik garis tangan,
menarikan cerita,
menuliskan lagi puisi yang mulai kehilangan rimanya.
memotong awan pekat gelap,
melintang tepat di jantungnya,
terburailah darah cahaya yang lama terhalang gelapnya,
silau berkilauan terangnya. benderang.
tenang sebentar mengendapkan,
uraikan simpul kacaunya.
diam sebentar membedakan, yang teringinkan dan yang dibutuhkan.
hidup itu sekali, dan mati itu pasti, bisa jadi nanti, atau setelah ini.
coba tulis ulang lagi, yang sejatinya kau cari.
maka sudahilah sedihmu yang belum sudah. segera mulailah syukurmu yang pasti indah. dan berbahagialah, bahagialah. sudahilah sedihmu yang selalu saja, menantangmu..
Kalau mau mendengarkan juga ini nih lagunya di soundcloud: FSTVLST - Menantang Rasi Bintang (Demo, Acoustic)
Wednesday, September 19, 2012
Mendapat hal baik dan melahirkan hal baik
selamat pagi sayang,
pagi ini aku merenungkan perjalanan kita berdua. hal yang selalu aku syukuri bisa mengenalmu adalah banyak sekali belajar baik. iya, banyak hal baik yang aku pelajari semenjak kita semakin dekat.
jika kita tidak berjodoh sebagai suami-istri, aku tetap bersyukur karena denganmu aku mendapat banyak hal menyenangkan, bahagia yang sederhana. tapi semoga kita berjodoh ya, hehe, supaya hal-hal baik itu semakin banyak ku dapatkan, supaya aku juga nantinya melahirkan anak anak yang baik darimu. *iyaa, aku tahu, hal baik bisa datang dari mana saja, yang penting kita rajin "membaca"*
tuhan baik ya, maha baik, segala berkah untuk kita berdua, semoga kita selalu mampu menjaga amanah kasih sayang yang Dia titipkan. amien.
Alhamdulillahirabbil'alamiin.
pagi ini aku merenungkan perjalanan kita berdua. hal yang selalu aku syukuri bisa mengenalmu adalah banyak sekali belajar baik. iya, banyak hal baik yang aku pelajari semenjak kita semakin dekat.
jika kita tidak berjodoh sebagai suami-istri, aku tetap bersyukur karena denganmu aku mendapat banyak hal menyenangkan, bahagia yang sederhana. tapi semoga kita berjodoh ya, hehe, supaya hal-hal baik itu semakin banyak ku dapatkan, supaya aku juga nantinya melahirkan anak anak yang baik darimu. *iyaa, aku tahu, hal baik bisa datang dari mana saja, yang penting kita rajin "membaca"*
tuhan baik ya, maha baik, segala berkah untuk kita berdua, semoga kita selalu mampu menjaga amanah kasih sayang yang Dia titipkan. amien.
Alhamdulillahirabbil'alamiin.
Sunday, September 02, 2012
Hanya satu
Sore ini aku berdiri di belakang rumah, di antara
pepohonan ku pandang satu benda bulat berwarna orens. Orens menyala dan begitu
indah. Matahari senja. Sekarang aku tahu alasan tuhan menciptakan satu matahari
saja. Supaya ketika kita berjauhan, senja dan pagi yang kita lihat sama. Hanya
satu.
Kurasa begitupun dengan bulan. Diciptakan hanya
satu, supaya bluemoon yang kita lihat
sama. Hanya satu.
Ah...tuhan begitu romantis ya...
Doa, aku selalu menyisipkan doa untuk kita ketika
melihat keromantisan tuhan, supaya suatu saat aku bisa melihat matahari senja, bluemoon, dan pagi bersamamu. Di dalam
pelukmu.
Salam rindu...
Saturday, August 25, 2012
Benang Kebencian
Seandainya semua
yang ku rasakan dan ku pikirkan adalah berupa benang.
Aku ingin menarik
satu persatu benang yang tak ku sukai.
Benang benang
yang jika dibiarkan akan menjadi semakin ruwet.
Benang benang
kecemburuan
Benang benang
kebencian
Benang benang
pikiran pikiran busuk
Benang benang
asumsi busuk
Benang benang sentimentil
Semua benang yang
membuat rindu ini dipenuhi beban beban serupa belatung
Membusuk menyeruakkan
bau busuk...
Aku ingin menarik
satu benang benci dari kepalaku...dari hatiku...
Kemudian menghanguskannya!
Sunday, August 19, 2012
pos candi ketupat 2012
baru pulang mudik nih. mudik sehari doang, berangkat siang, pulang malem.
apa yang terlihat sepanjang perjalanan? macet! dan pos polisi dan tentu saja polisinya.
apa yang teringat dari semua itu? yaitu lebaran dua tahun yang lalu.
ada apa lebaran dua tahun lalu? yaitu ketika seseorang mengatakan bubar, menyesal, eman eman, dan bilang "padahal nanti setelah lebaran aku mau ngenalin kamu ke orang tuaku."
sampai detik ini saya terus bersyukur. tuhan memang tahu apa yang terbaik bagi umatnya.
ah tapi memang suasana jalanan ketika lebaran memang selalu mengingatkan saya akan dua tahun yang lalu itu. kesibukan anggota polisi yang mengatur lalu lintas, banyaknya pos pos operasi ketupat. memang ada sisi buruk mereka, namun ada juga sisi lainnya yang 'hei mereka bekerja keras'. yaitu ketika hidup mereka dihitung per 12 jam. 12jam jaga, 2x12 jam libur. begitu terus sampe eneg. hehehe. sisi hidup yang demikian saya menaruh hormat. bahkan untuk unit tertentu yang 1x24 jam bekerja dalam 7 hari seminggu full, bergumul dengan mayat, identifikasi bangkai manusia, dan berkas laporan yang setumpuk undung.
bagaimana saya tahu? karena saya pernah hampir enam tahun bersinggungan dengan kehidupan mereka, enam tahun! bukan waktu yang sebentar, itu adalah kurun waktu dari kita nggak bisa baca sampai akil baligh, hehe iya kan esde enam tahun. dari yang spk, dalmas, reserse, polantas, reskrim. saya tahu sisi kehidupan mereka yang baik dan busuknya.
oke sip.
dan lebaran ini, mudik kali ini, melihat pos pos itu, mereka yang berompi hijau, saya mengenang mereka. dengan senyum geli dan rasa syukur. terimakasih untuk semua pelajaran dan cerita yang saya alami bersama mereka. bahagia, duka, nestapa, sakit hati, tawa canda, amazing, segala macam perasaan pernah saya cecap.
selamat hari raya idul fitri 1syawal 1433H,
agustus 2012,
mohon maaf lahir dan batin...
apa yang terlihat sepanjang perjalanan? macet! dan pos polisi dan tentu saja polisinya.
apa yang teringat dari semua itu? yaitu lebaran dua tahun yang lalu.
ada apa lebaran dua tahun lalu? yaitu ketika seseorang mengatakan bubar, menyesal, eman eman, dan bilang "padahal nanti setelah lebaran aku mau ngenalin kamu ke orang tuaku."
sampai detik ini saya terus bersyukur. tuhan memang tahu apa yang terbaik bagi umatnya.
ah tapi memang suasana jalanan ketika lebaran memang selalu mengingatkan saya akan dua tahun yang lalu itu. kesibukan anggota polisi yang mengatur lalu lintas, banyaknya pos pos operasi ketupat. memang ada sisi buruk mereka, namun ada juga sisi lainnya yang 'hei mereka bekerja keras'. yaitu ketika hidup mereka dihitung per 12 jam. 12jam jaga, 2x12 jam libur. begitu terus sampe eneg. hehehe. sisi hidup yang demikian saya menaruh hormat. bahkan untuk unit tertentu yang 1x24 jam bekerja dalam 7 hari seminggu full, bergumul dengan mayat, identifikasi bangkai manusia, dan berkas laporan yang setumpuk undung.
bagaimana saya tahu? karena saya pernah hampir enam tahun bersinggungan dengan kehidupan mereka, enam tahun! bukan waktu yang sebentar, itu adalah kurun waktu dari kita nggak bisa baca sampai akil baligh, hehe iya kan esde enam tahun. dari yang spk, dalmas, reserse, polantas, reskrim. saya tahu sisi kehidupan mereka yang baik dan busuknya.
oke sip.
dan lebaran ini, mudik kali ini, melihat pos pos itu, mereka yang berompi hijau, saya mengenang mereka. dengan senyum geli dan rasa syukur. terimakasih untuk semua pelajaran dan cerita yang saya alami bersama mereka. bahagia, duka, nestapa, sakit hati, tawa canda, amazing, segala macam perasaan pernah saya cecap.
selamat hari raya idul fitri 1syawal 1433H,
agustus 2012,
mohon maaf lahir dan batin...
Saturday, August 18, 2012
Review kopi ungaran
Hai hai haiiiii...selamat pagi. Seperti janji saya kemarin, saya mau review
hasil penyeduhan kopi ungaran semalam. Hehehe.
Kopi yang saya beli pagi kemarin yang sesiangan aromanya menggelitik hidung, kayak nempel gitu di hidung, menggoda. Hahaha.
Malamnya, selepas solat tarawih, saat perut sudah mulai ber-spasi, saya bikin wedang kopinya. Satu setengah sendok makan bubuk kopi ungaran, plus setengah sendok makan lebih dikit gula pasir dan air panas secangkir, cangkirnya yang sedengan yaa gak terlalu kecil juga nggak terlalu gede. Karena kalo cangkirnya terlalu kecil terlalu kental, lambung saya masih belum berani menikmati kopi kental, dan kalo cangkirnya terlalu besar jadi encer banget gak nikmat.
Siiip...sambil nonton Bab yang Hilang Kompastv dengan tema Foto Foto Pencitraan Bung Karno, saya nikmati kopi itu.
Aromanya ketika sudah diseduh menjadi asam, beda banget sama yang masih bubuk. Kopi bubuk aromanya lebih lembut dan agak manis. Butiran kopinya keliatan banget ngambang di permukaan air, butiran butiran yang cukup besar, tidak sehalus kopi pabrikan, yaa maklum digilingnya manual. Nah...rasanya yaa pemirsa, nonjok. Hahaha. Aroma asam itu juga kerasa banget di rasa air kopinya, asam dan nggak ilang ilang. Tapi begitu air sudah masuk perut dan asam di mulut sudah sedikit pudar, pengennya ya minum lagi. Hahaha. Berarti bener kata si bapak penjualnya, ini kopi murni tanpa penambahan apapun. Oh yes...saya jadi semakin pengen beli dan mencoba dari daerah daerah lain. Yuk mareee...
Friday, August 17, 2012
Kopi Ungaran
Selamat pagi hari kemerdekaan. Uhuy...
Dua hari lagi juga insyaallah sudah idul fitri. Lab sudah libur, jadi yaa
bakal di rumah terus deh. Hahaha.
Rencana hari ini bakal tidur seharian (gak produktif yee) tapi ternyata ada
berkas ketinggalan di kosan temen kemarin sore, jadi ya mau nggak mau harus ngambil berkas penting tersebut (ehm). Dan dengan kriyip kriyip bangun tidur
langsung tancap. Pagi menunjukkan pukul 9.30. Sekolah sekolah dan instansi yang
upacara hari kemerdekaan sudah selesai, sekitaran kampus juga udah sepi banget.
Toko toko, potokopian, warung pada tutup.
Secara tetiba saya ingat belum pernah nyobain kopi yang dijual di pasar. Kopi lokal Ungaran. Masak iya saya udah nyobain kopi Jambi, Medan, Sidagalang, Padang, Flores, Sumba, Toraja, saya malah belum nyobain kopi kota sendiri. Hehehe.
Yap, begitu sudah ambil berkas, langsung ke pasar.
Seperti yang sudah saya duga, pasar padat menjelang lebaran. Rame banget euy. Kebanyakan yang jual kembang dan kulit ketupat.
Okeh, saya berjuang menembus keramaian menuju penjual kopi. Pas udah nyampai si bapak penjual kopi sedang menggiling biji kopi. *Ah sayang nya saya tadi gak bawa hape yang berkamera jadi gak bisa motoin deh.*
Kopi kopi yang sudah digiling atau yang sudah berupa bubuk kopi dimasukkan ke dalam toples. Ada banyak toples, masing masing toples ada tulisan harganya: 2000, 3000, 4000, 5000, 6000.
Saya nanya ke si bapak apa bedanya angka angka itu. Kata si bapak, kalo
yang 6000 itu kopi murni, tanpa campuran.
Saya nanya lagi, campuran yang dipakai biasanya apa saja. Kata si bapak, campurannya macem macem, bisa biji beras, jagung dll. Awawawaw..kalo kata teman saya kadang ada juga yang dicampur sama daun kopi.
Dan angka angka itu harga per ons nya. Saya beli yang harga 6000 sebanyak 2,5 ons. Banyak euy ternyata.
Begitu sampai rumah saya cium aromanya, haruuuuuum kopi bikin pengen cepet cepet bikin.
Huehuehue...godaan.
Jadi pengen ke kota sebelah seperti Temanggung, Magelang, Ambarawa, Salatiga, Boyolali, ke pasar tradisionalnya dan beli kopi lokalnya. Pasti rasanya beda deh..
Hemm...setelah dapat, saya langsung pulang keburu sumuk, gerah, panas, maklum yaaa belum mandi. (tapi tetep ayu) hehehe. Jadi, kalo pagi ini tadi, Jumat, 17 Agustus 2012 kamu ke pasar Ungaran, ngeliat cewek pake jaket merah menyala, jilbab item, dan pake tas ransel sedang ngobrol dengan penjual kopi, yap yang kamu liat itu adalah saya. hehehe.
MERDEKA!!!
nb: review rasa dan kenikmatannya besok yes. huehuehue.
nb: review rasa dan kenikmatannya besok yes. huehuehue.
Wednesday, August 15, 2012
ini terlalu sepi
Jika sebuah rindu tak harus diucapkan, maka tunjukkan. Kau tak pernah
menunjukkan. Entah aku yang terlalu buta, atau rindumu yang tak kasat mata.
Pada akhirnya kau memilih diam...diam...DIAM!
Diam kemudian terhempas angin. Kau yang diam, aku yang terhempas. Kau meninggalkan sebuah tanya. Tanya yang entah
kapan akan terjawab. Kata orang kita tak menyadari memiliki sesuatu yang
berharga sampai kita kehilangannya, apa kau berharap aku kehilanganmu terlebih
dahulu supaya aku tahu kau rindu??
Katamu kau akan bersabar mengajari aku tentang cerita ini.
Iya...memang aku bilang aku akan belajar lebih banyak. Tapi sendiri?? Apa aku
harus mempelajarinya sendiri tanpa arahan kasih sayangmu??
Atau kau sudah lelah?? Katakan padaku jika kau lelah. Maka, kita berhenti
sejenak. Biarkan aku lebih memahamimu, tapi jangan biarkan aku meraba segalanya
sendiri. Ini terlalu sepi.
Sunday, August 12, 2012
ingatkan
katika hamba ragu, ya Rabb, hamba hanya mampu mengeluh kepadaMu, ingatkan hamba untuk menilik kembali tujuan kami merangkai cerita ini..
ketika hamba diragukan, ya Rabb, hamba hanya mampu meminta kepadaMu, ingatkan hamba untuk menempa diri saya menjadi lebih baik lagi..
ketika hamba jenuh, ya Rabb, hamba hanya mampu meminta kepadaMu, ingatkan hamba untuk mencari titik awal semangat cerita ini.
ingatkan hamba untuk selalu mengusahakan menjadi yang terbaik bagi cerita ini, ya Rabb...
karena hanya Engkau lah Ya Rohman Ya Rohim..yang Maha Pengasih dan Penyayang, dan Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kami.
amin...amin...amin..yaa Robbal'alamin..
ketika hamba diragukan, ya Rabb, hamba hanya mampu meminta kepadaMu, ingatkan hamba untuk menempa diri saya menjadi lebih baik lagi..
ketika hamba jenuh, ya Rabb, hamba hanya mampu meminta kepadaMu, ingatkan hamba untuk mencari titik awal semangat cerita ini.
ingatkan hamba untuk selalu mengusahakan menjadi yang terbaik bagi cerita ini, ya Rabb...
karena hanya Engkau lah Ya Rohman Ya Rohim..yang Maha Pengasih dan Penyayang, dan Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kami.
amin...amin...amin..yaa Robbal'alamin..
Saturday, August 11, 2012
saya bertekad bulat ke mahameru selepas tugas akhir kelar. hahahaha. padahal sama sekali belum pernah naik gunung. pede ne pol. ben.
mulai sercing apa saja yang musti disiapkan. dan jeng jeng jeng...namanya belom pernah, ya pasti barang2 yang diperlukan nggak punya semua. huehuehue..piye iki jal??
siapin fisik dan mental. itu pasti.
ah mari berdoa...semoga terwujud...amien.
mulai sercing apa saja yang musti disiapkan. dan jeng jeng jeng...namanya belom pernah, ya pasti barang2 yang diperlukan nggak punya semua. huehuehue..piye iki jal??
siapin fisik dan mental. itu pasti.
ah mari berdoa...semoga terwujud...amien.
Friday, August 10, 2012
belajar
perasaan itu nggak keliatan. makanya, kalo memiliki perasaan enak nggak enak ya kudu diomongin. tapiiii musti diomongin kepada orang yang bersangkutan. dengan cara yang baik pula.
minggu kemarin adalah saat saat dimana rindu begitu penuh. full. kepengennya yaa ketemu. sekedar ngobrol saja nggak masalah. atau sekedar duduk berdua saja, itu sudah cukup. tak perlu hal mewah makan di resto atau jalan ke tempat rekreasi. haha. karena ketika rindu dan sendu datang, ya pengennya cuma ketemu berdua. itu saja. itu saja. tapi beneran susah bangettt. entah waktu nya yang memang belum ada, entah kesempatan yang pergi kemana.
seperti yang saya bilang di atas, perasaan itu musti diomongin. saya rindu, saya pengen ketemu, kok sekedar duduk berdua saja seolah tak ada waktu. ngomongnya ke orang yang tepat, yaa dia yang dituju. percuma toh ngomong sama temannya, lebih percuma lagi ngomong sama teman kita sendiri. hahaha.
selesai, setelah diomongin yang dituju juga pasti menjadi mengerti. kita ini berkomitmen, dalam hubungan yang bisa dibilang adalah hubungan yang dewasa, komitmen yang dewasa. kuncinya ya cuma satu, komunikasi. dengan komunikasi semua bisa teratasi, of course juga harus ada sabar dll. tapi tetep yang penting adalah komunikasi. dengan komunikasi, apa mau kita, apa mau dia jadi bisa ketemu, dirembug bersama. jadi saling mengerti dan memahami.
yang namanya belajar, dalam suatu hubungan ya awalnya dari komunikasi to. :)
bulan puasa ini saya banyak belajar. belajar memiliki keinginan yang sungguh-sungguh, belajar berdoa, belajar memahami, belajar melihat apa yang telah dia lakukan begitu banyak, belajar mengingat kembali tentang awal dan perjalanan. alhamdulillah..saya merasa diingatkan dan dikembalikan ke jalur yang tepat.
dan saya tahu tuhan sedang berbicara kepada saya ketika tiap perasaan berjudul risau, maka adaaa saja yang berucap, adaa saja kejadian yang terlihat, adaa saja tulisan yang terbaca, adaa saja ayat yang terdengar. yang semuanya itu mengembalikan perasaan hangat dan lega di sini, di dalam hati. bahwa semua akan baik-baik saja, bahwa saya harus lebih banyak belajar tentang pengertian.
hohoho. finally, mungkin karena dia kasihan sama sayah yang cuma baca buku sambil dengerin dia nonton video kick andy pas bintang tamunya gus dur, dia ngajakin saya jalan besoknya ke gramed. yes, toko buku. hahaha. teman saya bilang, "lah kencan kok senenge ke toko buku." teman yang lain bilang, "kok bisa suka sama orang yang kesenengannya sama. aku kok kalau suka sama orang selalu beda hobi, beda kesenengan." hohoho.
yaa yang penting seneng. kikikikik....
Tuesday, August 07, 2012
pagih inih, ungaran, tujuh agustus duaribuduabelas
apa yang saya bilang tentang rasa malas pagi ini? yaitu tentang mata yang berkunang-kunang dan kepala yang mumet, serta pundak yang tegang, ketika membaca jurnal. berbahasa inggris. membayangkannya saja sudah bikin mual. padahal saya sudah pengen nulis dan menyelesaikan tugas akhir ini.
kalimat itu diucapkan teman saya kemarin lusa. yeah itu adalah firman Allah. dan saya tau kalimat itu begitu menampek saya pagi ini. yang bisa lepasin males ini dari diri saya ya cuma saya sendiri toh?! ngapain jal pagi2 sudah ngeluh sama calon bojo?! krikk..
apeu..udah gitu sang calonbojo bener pulak. "kalo nggak paham, coba kamu diskusi sama dosen, atau sama orang2 yang paham. supaya wawasanmu terbuka." <<kenapa kau selalu benar dikala saya mumet, sayang. kucrit ah.
dia kemarin juga ngomong alus, "kamu bayar spp lagi kan semester depan?iya lah..belom TA1." hyak desh..nampek banget yah. kikikikikik.
dua bulan kurang lho Dannnn..meh lulus kapan??hemm...nek males2an, nek nggak ada daya upaya ya nggak maju2 toh?! << itu yang ngomong di dalam kepala saya..
"yang bisa mengubah nasib suatu kaum adalah kaum itu sendiri!"
kalimat itu diucapkan teman saya kemarin lusa. yeah itu adalah firman Allah. dan saya tau kalimat itu begitu menampek saya pagi ini. yang bisa lepasin males ini dari diri saya ya cuma saya sendiri toh?! ngapain jal pagi2 sudah ngeluh sama calon bojo?! krikk..
apeu..udah gitu sang calonbojo bener pulak. "kalo nggak paham, coba kamu diskusi sama dosen, atau sama orang2 yang paham. supaya wawasanmu terbuka." <<kenapa kau selalu benar dikala saya mumet, sayang. kucrit ah.
dia kemarin juga ngomong alus, "kamu bayar spp lagi kan semester depan?iya lah..belom TA1." hyak desh..nampek banget yah. kikikikikik.
dua bulan kurang lho Dannnn..meh lulus kapan??hemm...nek males2an, nek nggak ada daya upaya ya nggak maju2 toh?! << itu yang ngomong di dalam kepala saya..
Friday, July 27, 2012
mata telinga dan hati
mata sering salah melihat
telinga sering salah mendengar
mulut sering salah berucap
pikiran sering salah menafsirkan apa yang dilihat mata dan didengar telinga
tapi semoga jiwa kesatria meminta maaf
semoga hati selalu menjadi pemaaf
telinga sering salah mendengar
mulut sering salah berucap
pikiran sering salah menafsirkan apa yang dilihat mata dan didengar telinga
tapi semoga jiwa kesatria meminta maaf
semoga hati selalu menjadi pemaaf
Monday, July 16, 2012
puasa itu seni
Saya pernah ditertawakan teman saya ketika saya berniat akan berpuasa agar lebih 'kalem'/sabar, supaya tidak terlalu meledakledak.
Dia bilang, "justru lapar itu malah bikin gampang marah!"
Saya tersenyum geli.
Puasa itu seni. Seni mengendalikan diri.
Ketika kita minta pada tuhan supaya diberi rejeki, apa lalu tuhan menurunkan segepok uang? Enggak kan? Tuhan dgn caranya sendiri menuntun kita untuk mendapat pekerjaan. Kerja dulu baru dapat rejeki.
Sama, ketika kita minta supaya lebih disabarkan, dilapangkandadanya, tidak langsung kita cling jadi lebih sabar, tapi justru kita diuji dulu, entah yang si bos protes hasil kerja kita kurang baik-lah, entah yang partner kerja ngga bisa diajak kerjasama-lah, dll. Dari situ, ketika kita mampu menyelesaikan semua dengan ikhlas, maka level sabar kita setahap lebih tinggi.
Kirakira sama seperti itu lah puasa, dengan lapar, saat situasi memancing untuk marah, kita ingat, bahwa marah juga membatalkan puasa, sehingga kita akan mengendalikan marah, kemudian beristighfar, dan menjadi lebih tenang. Insyaallah.
Marhaban yaa ramadhan..
*Cepet yaa..sudah puasa tahun kedua.bismillah.*
Wednesday, July 11, 2012
huft
pada akhirnya dia menghentikan perseteruan ini dengan menutup akun. entahlah. rasanya separuh lega dan separuhnya lagi tidak puas.
lega karena aku tak harus melihat nama perempuan itu lagi, tidak puas karena ya dia memilih jalan tengah.
perseteruan itu toh sebenarnya bukan perseteruannya, ini perseteruan dua sisi ku. sisi yang selalu terganggu dengan kehadiran perempuan itu, dengan sisi ku yang cuek sajalah.
huft. *capslock*
lega karena aku tak harus melihat nama perempuan itu lagi, tidak puas karena ya dia memilih jalan tengah.
perseteruan itu toh sebenarnya bukan perseteruannya, ini perseteruan dua sisi ku. sisi yang selalu terganggu dengan kehadiran perempuan itu, dengan sisi ku yang cuek sajalah.
huft. *capslock*
Wednesday, July 04, 2012
ijinkan aku
aku ini pekok dan tak terurus
maka ijinkan aku mengurus dan memperhatikanmu
aku ini masih senang main-main dan pergi pergi
maka ijinkan aku menunggumu
aku ini tidak peka
maka ijinkan aku memahamimu
aku ini pekewuhan
maka ijinkan aku mengenalmu lebih
maka ijinkan aku mengurus dan memperhatikanmu
aku ini masih senang main-main dan pergi pergi
maka ijinkan aku menunggumu
aku ini tidak peka
maka ijinkan aku memahamimu
aku ini pekewuhan
maka ijinkan aku mengenalmu lebih
Wednesday, June 27, 2012
Tuesday, June 19, 2012
#drama #fiksi
Perempuan itu suka padamu ya.
Kamu cemburu? Jangan kekanakan
lah. Aku dengannya hanya berteman.
Aku tahu. Aku tahu kau
dengannya hanya berteman. Rasa dalam hatimu padanya pun hanya berteman. Yang kubicarakan
adalah perempuan itu. Bukan kamu.
Maksutmu?
Iya, dia suka padamu. Dia sedang
dalam fase yang sama seperti saat aku menyukaimu. Menyukai semua yang kau
sukai. Mencari tahu semua yang kau sukai. Berusaha membicarakan semua yang kau
sukai.
Hemm...
Kau mungkin tak
menyadarinya. Tapi aku ini juga perempuan. Aku tahu.
Itu hanya kebetulan saja. Kebetulan
yang dia suka sama.
Teruslah berkata seperti
itu.
Lalu apa yang kau
khawatirkan.
Yang ku khawatirkan jika
sikapmu tak segera menunjukkan adanya diriku, perasaan dalam hatinya akan
semakin subur. Kau akan menyakitinya dan menyakitiku. Bahkan sekarang pun kau
sudah menyakitiku.
#drama #fiksi
Monday, June 18, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)