Saturday, November 29, 2014

Medical Top Team dan operasi transplantasi paru-nya

Saya, beberapa hari kemarin dapat drama Medical Top Team. Ceritanya tentu sudah bisa ditebak, tentang dokter-dokter bedah yang berkemampuan luar biasa. Jadi, sama seperti Good Doctor dan Doctor Stranger yang telah lebih dulu saya tonton, isinya perut pasien dibedah dan organ di dalamnya dikuwek-kuwek. Ngeri-ngeri sedap. Meskipun itu pasti bukan perut manusia asli, tapi tetap saja mirip dan rasanya organ dalam asli. Dan saya ikut nyeri. Sering ada episode ketika jantung tiba-tiba berhenti berdetak dan diberi pijat jantung. Bayangkan jantung itu dipijat menggunakan tangan sang dokter bedah. Duh nyeriiiii. 

Nah pada episode 3 atau 4 dalam drama ini, ada kasus transplantasi paru-paru dari donor hidup. Si Pasien adalah anak kecil. Awalnya saya bingung dengan transplantasi paru ini, yang diambil satu organ atau sebagian organ saja. Jika satu organ paru-paru, lalu bagaimana keadaan si pendonor? itu yang membuat saya bertanya-tanya. Kita memiliki dua buah paru-paru, jika salah satunya diambil, apakah dengan satu paru saja bisa bekerja maksimal. Payah kan, anak biologi kok ndak paham. hahaha. *toyor* 

Jika transplantasi hati atau jantung atau ginjal, saya pernah mendengar. Organ hati bisa meregenerasi selnya sendiri, jadi jika ditransplantasikan sebagian, hati bisa tumbuh kembali bahkan hingga seukuran semula dan dapat bekerja dengan baik. Sedangkan untuk ginjal, karena kita memiliki dua buah, jika salah satunya didonorkan, satu yang tersisa juga masih bisa bekerja dengan baik. Tentu dengan catatan, sang pemilik ginjal harus memperhatikan asupan makanan dan minuman yang dikonsumsikan. Salah satu dosen saya ada yang demikian, hanya memiliki satu ginjal, dan beliau lebih memilih banyak minum air bening. Kita semua juga sebaiknya banyak minum air bening. Supaya ginjal kita sehat. Tidak hanya untuk menjaga kesehatan ginjal loh, banyak minum air bening itu sangat baik untuk metabolisme tubuh. Ingat, tubuh kita 80 % nya adalah zat cair.

Kembali lagi ke soal transplantasi paru-paru. Jadi, setelah saya mencari artikel melalui internet, donor paru-paru dari pendonor hidup adalah memotong sebagian paru-paru pendonor kemudian ditransplantasikan kepada si penerima. Paru-paru masih bisa bekerja dengan baik meskipun telah dipotong sebagian.Namun, ketika saya mencari melalui google dengan kata kunci berbahasa inggris, yang lebih banyak dibahas adalah si penerima donor, bukan si pendonor. Saya masih penasaran, bisakah sel-sel paru yang dipotong meregenerasi dirinya menjadi paru utuh? Perlu belajar struktur jaringan hewan lagi nih sepertinya. :)


2 comments:

  1. adegan dokternya muter-muter dipasangi apron, sarung tangan, terus dinastesi, terus doktere bengok.. scalpeeel... messse =))

    ReplyDelete
  2. coba nonton drakor before n after plastic surgary, pas masang tulang ringan pas operasi hidung, masang tulang ringan nutuk-nutuknya pake palu kek malu paku. nyeriiii lihatnyaaaaaa

    ReplyDelete