Saturday, June 15, 2013

Pelaku Sebenarnya #drama #misteri #imajinasi

Jangan-jangan rumah depan itu adalah drama misteri, yang di akhir cerita kita nggak nyangka siapa pelaku sebenarnya, yang sebenarnya semua melas itu adalah pencitraan.




Sepasang suami-istri tua tinggal di rumah itu. Kebiasaan mereka hampir tiap hari adalah bertengkar, tidak sampai lempar-lempar alat rumah tangga, hanya adu mulut. Tapi pernah juga si istri menyiram air panas kepada suami. Kulit kepala hingga pundak dan punggung menderita luka bakar.

Setiap hari mereka adu mulut, selalu dari hal kecil yang seringnya ditanyakan sang istri, ditanggapi berlebihan oleh suami. Kadang si istri mengungkapkan hal-hal mistis yang diluar nalar suami, hingga sang suami menganggapnya gila, syirik dan berulang kali suami itu menggumamkan asma tuhannya.

Setiap hari saya mendengar apa saja yang mereka seterukan. Kadang jengah, kadang ikut misuh, kenapaaaa di usia senja mereka, tidak bisa damai. Saya dengar, karena mereka selalu berseteru dengan nada tinggi. Suami itu menggumam jika berkata, tapi gumaman yang tidak bisa disebut menggumam, karena apa yang dia ucapkan terdengar jelas di rumah saya.

Si istri selalu mistis. Iya, dia selalu beranggapan bahwa apa yang terjadi di rumahnya disebabkan oleh hal-hal yang gaib. Misalnya, di lantai rumahnya selalu ada gundukan kecil tanah dan pasir, yang sebenarnya itu disebabkan oleh semut. Pernah juga di tiang rumahnya berlubang, padahal karena rayap, tapi dia selalu merasa bahwa apa yang terjadi itu adalah pertanda bahwa dia sedang "dikirimi" sesuatu oleh orang lain, dikirimi hal gaib yang mungkin mengancam nyawanya. Bahkan ketika ada seekor bunglon lewat depan rumahnya, dia beranggapan bahwa bunglon itu yang mencuri uangnya, iya, hari berikutnya ia mengaku uang dan surat-surat berharganya hilang. Ia beranggapan bunglon itu yang mengambil. Lucu ya. Mungkin di pikirannya itu adalah bunglon jadi-jadian, atau siluman bunglon. *jreng..jreeeng..* Saya pikir, si istri ini sudah pikun dan lupa di mana ia meletakkan uang serta menyimpan surat-surat berharganya itu.

Suatu malam, saya mendengar ada suara pintu digebrak, seperti seseorang sedang berusaha membuka pintu yang terkunci, agak jiper juga ya saya secara semua orang sudah tidur dan itu sudah larut malam. Saya takut itu maling. Begitu terdengar suara tetangga saya bercakap-cakap di luar, saya akhirnya berani melangkah ke luar rumah, tapiiiiiii sebelum sampai buka pintu, terdengar percakapan si istri dengan tetangga samping rumah, katanya ada sesosok setan mengenakan caping dan bersarung yang keluar dari rumahnya. Menurutnya yang menggebrak pintu rumahnya adalah setan itu. Hawa mistis meresap. Begitu si istri masuk rumahnya, saya buka pintu dan bertanya pada tetangga saya, berusaha mengonfirmasi apa yang tadi saya dengar, tapi kata tetangga tersebut pintu rumah itu terkunci dari luar. Oh tidak, kekepoan saya tidak terjawab. 
Beberapa minggu kemudian saya bertanya kepada anak si tetangga apakah dia mendengar percakapan si istri itu dengan bapaknya atau tidak, anak tetangga bilang iya dan membenarkan dia mendenngar apa yang saya dengar. Baiklah...si istri ini mungkin agak gangguan kesadarannya. Mungkin dia tidak bisa membedakan mana yang cerita dalam televisi atau kenyataan. Dia ini hobi sekali nonton televisi dengan volume suara yang keras, mungkin saat itu dia sedang menonton sinetron Kian Santang, dan ada pendekar yang mengenakan caping serta bersarung yang keluar dari sebuah rumah, mungkin itulah yang dia lihat antara dia tidur dan sadar ketika menonton. Apa yang dia lihat adalah ilusi. Lalu suara pintu yang saya dengar itu disebabkan oleh apa? Saya tidak dalam keadaan mengantuk, bahkan saat itu saya sedang dalam niat akan mengerjakan tugas. Dan akan membuat kopi.

Cerita-cerita aneh dan menjengkelkan dari rumah depan belum selesai. 

Si istri selalu menanyakan dan menuduh suami melakukan hal-hal mistis. Seperti menyembunyikan segepok kunci yang selalu dibawa si istri kemana-mana, atau meletakkan kotoran di laintai. Dan istri ini gemar sekali menyimpan air cucian beras selama berhari-hari yang kemudian air itu dia gunakan untuk mencuci tangan dan kaki atau membasuh muka, terkadang untuk mengepel lantai juga. Air beras itu setiap pagi dia ciprat-cipratkan di sekitaran rumah. Oh iya FYI aja, bau air itu kaya air comberan, bau busuk. Nggak percaya?coba saja, simpan air cucian beras selama berhari-hari.

Dulu pernah si istri menyebar garam ke sekitar rumah. Katanya untuk mengusir setan. Kenapa nggak sekalian menyebar kacang yah. Duh pasti si istri ini sering membaca komik Jepang, atau menonton film horor Jepang. Nah garam yang dia sebar bukan garam meja, tapi garam kasar, yang jika semakin siang, mereka akan mencair dan pastinya mengotori sekitaran rumah. Bapak selalu marah-marah jika si istri itu mulai menyebar garam dan bapak juga yang membersihkan. Sekitaran rumah pasangan itu sudah pasti juga sekitaran rumah saya, karena rumah kami berhimpitan, bahkan dindingnya menempel satu sama lain.

Nah jika si istri mulai bertanya si suami selalu menjawab berlebihan. Seolah merasa dituduh. Seolah merasa dipojokkan. Padahal ya istri hanya bertanya. Itu saja. Dulu awal-awal saya kembali ke rumah, saya selalu memihak pada si suami ini, karena memang dia selalu nampak dituduh dan dipojokkan selalu jadi korban kemistisan si istri. Namun kini semakin sering saya melihat dan mendengar mereka bertengkar, saya pikir suami itu memang berlebihan, ketika istri bertanya dengan nada normal, suami menjawab dengan nada jengkel dan marah, dan menjawab tidak seperti yang ditanyakan, tidak pernah menjawab dengan singkat dan nada normal. Selalu!

Pagi ini saya berpikir si suami ini berakting seoalh dia korban ketidakwarasan istrinya. Padahal mungkin si suami ini lah yang tidak waras. Mungkin di dalam rumahnya dia selalu bertingkah mistis, sejak dulu dan hanya istrinya yang tahu. Apa yang diketahui istrinya itu menjadi sebuah ketakutan tersendiri bagi istri, sehingga membuatnya parno dan selalu ketakutan, hingga akhirnya dia tidak sadar dia telah melakukan apa yang dilakukan suaminya selama ini, secara terang-terangan. Suami mungkin bertingkah mistis hanya di rumah, para tetangga tak ada yang tahu, sedangkan istri hingga ke luar rumah pun dilakukannya sehingga tetangga berpikiran dia tidak waras dan mengada-ada. Suami mulai bertingkah secara ternag-terangan bahwa dia korban, nada bicara ditinggikan supaya semua orang dengar dia dituduh mistis dan lain sebagainya.

Skenario yang luar biasa, seperti drama-drama di film misteri.

Itu hanya imajinasi saya. Pagi ini....

Selamat pagiiiii.....

No comments:

Post a Comment