Favorite Author and Books.
Halayoooo akeh men. Hehehe. Setiap
buku dan cerita yang membuat saya senang selepas membacanya, saya pasti suka
penulisnya juga, dan berusaha mendapatkan buku berikutnya atau buku sebelumnya.
Enid Blyton. Seri Lima Sekawan
saya paling suka. Dulu jaman masih kecil dapat lungsuran buku ini dari teman bapak.
Mewah banget kan jaman saya kecil. Sekarang buku-buku Enid dicetak ulang dengan
cover baru, saya jadi rindu buku-buku saya yang dulu. Entah di mana sekarang.
Beranjak remaja, si mbak yang ada
di pondok pesantren sering beli buku bernuansa islami, tersebutlah buku-buku Asma Nadia yang berjudul Aisyah Putri. Ada dua jilid kalau ndak
salah. Dan kami berdua punya. Tapi semenjak mbak Asma Nadia menulis buku
bercover fotonya sendiri, saya sudah ndak pernah ngikutin lagi. Sepertinya isi
buku tersebut berat. Hehe. Apalagi sejak sebuah bukunya dibikin sinetron (panjang
dan konfliknya rauwisuwis), njuk rada gimana gitu.
Eh saya sempat kesengsem sama Donny Dirgantoro lho, ketika secara
tidak sengaja saya beli novelnya yang berjudul 5 cm. Kenapa tidak sengaja, karena waktu itu saya cuma naksir sama
covernya yang hitam dan tulisan timbul di covernya. Lha kok yaa ternyata isinya
bagus, ceritanya keren. Waktu itu saya beli kelas tiga sma. Belum....dia belum
seterkenal sekarang. Hingga novel tersebut difilmkan, hingga semua orang
kemudian berbondong-bondong ke Semeru. Saya pun beli novel ke-dua nya yang
berjudul 2. Tapi hanya saya baca hingga separuh tebal buku. Saya tidak berminat
melanjutkan. Pun hingga saya menonton film 5 cm nya. Perasaan kesengsem itu
menguap. Hehehe.
Kemudian saya mengenal Fira Basuki melalui Pintu, lanjut Jendela dan yang terakhir Atap.
Saya punya semua, patungan dengan Mbak saya. Dan oleh karenanya saya juga beli
Miss B, tapi Cuma satu buku. Hehehe. Etapi itu bagus lho. Trilogi Pintu Jendela
Atap juga bagus. Seringnya saya merasa kejadian yang ada dalam novel itu adalah
nyata, pengalaman mbak Fira Basuki sendiri.
Andrea Hirata. Yeah siapa yang tidak tahu tetralogi Laskar Pelangi. Saya punya semua lengkap. Si Ikal ini
memang lovable kan. Dwilogi dalam
satu bukunya Padang Bulan-Cinta dalam
Gelas, ituuuu favorit ceritanya. Ngekek kemekelen sampai sakit perut dan
nangis sesenggukan, bisa saya dapatkan pada saat membaca buku ini. Andrea
Hirata memang pandai mengaduk perasaan.
Tere-Liye, emmm....saya membaca dari awal hingga akhir sampai
tuntas hanya satu judul bukunya yaitu Bidadari
Bidadari Surga. Saya suka isi buku tersebut. Namun sampai sekarang ndak mau
nonton filmnya. Takut kecewa sama seperti 5 cm. Sudah, biarkanlah bayangan
tentang isi buku itu adalah seperti dalam isi hati dan kepala saya saja. Judul yang
lainnya saya tidak tertarik, meskipun saya membeli satu bukunya, Ayahku (bukan)
Pembohong. Saya hanya membaca satu bab saja, lantas bosan.
Ayu Utami. Kesengsem sama Mbak Ayu setelah membaca Manjali dan
Cakrabirawa. Wes to aku klepek-klepek bacanya. Kaya baca buku sejarah. Dan sejak
itu saya mencintai candi-candi. Manjali ini termasuk dalam seri Bilangan Fu. Tapi
saya bacanya tidak urut. Seharusnya kali pertama dibaca adalah Bilangan Fu, kemudian Manjali – Lalita – Saman – Larung – Maya. Namun Saman dan Larung bukan termasuk seri Bilangan Fu, hanya
saja ceritanya sedikit berkaitan pada Maya. Karena terbius Manjali, saya beli
bukunya Ayu Utami yang berjudul Cerita Cinta Enrico. Enrico yang tak lain
adalah suaminya. Saya beli dengan ekspektasi ceritanya sekeren Manjali, tetapi
karena ternyata beda seri, ya kepuasan membacanya beda juga. Saman dan Larung
agak njelimet memahaminya. Heuheu. Harus dibaca lebih dari satu kali. Tapi saya
jadi belajar cukup banyak tentang orde baru. Heh. Buku Ayu yang ada di rak
saya: Bilangan Fu dan Manjali milik mbak, Lalita, Maya, Saman, Larung dan Kisah
Orang-Orang Scorpio. Eh mbak Ayu ini Scorpio, sama seperti saya, jadinya yaa
saya tambah kesengsem. Hahahaha. *bletaaaak* Tadi buka twitternya mbak Ayu,
ternyata dia nulis buku baru berjudul Miracle apa gitu. *duh gawat*
Seno Gumira Ajidarma. *ambil napas dalam-dalam* Mas yang satu ini
sungguh ciamik. Ciamiiiiik. Hahaha. Mari saya sebutkan buku beliau yang saya
miliki, Penembak Misterius, Linguae,
Sebuah Pertanyaan untuk Cinta, Kentut Kosmopolitan, Nagabumi 1, Dunia Sukab,
Sepotong Senja untuk Pacarku, Negeri Kabut, Negeri Senja, dan Biola Tak Berdawai.
Lima judul terakhir tadi bukan buku asli, alias fotocopyan. Hehehe. Ada juga Kumpulan
Cerpen yang dimuat di Kompas sejak tahun 1978-2013, Jazz Parfum dan Insiden, tapi bukan milik saya, saya cuma nebeng
baca, yatapi berdoa supaya si empunya pemilik buku mengikhlaskan. Hahaha.
*toyor*. Kadang tulisan saya terinfluens sama gaya cerita beliau. Dan saya
senang. Beliau begitu ciamik.
Sapardi Djoko Damono (SDD). Saya senang puisi-puisi beliau. Cerpennya
juga sih, tapi saya lebih menikmati puisinya. Begitu juga dengan Goenawan Mohammad (GM). Lebih menikmati
puisinya. Buku SDD yang saya miliki dan sukai: yak ternyata hanya dua, karena
bukunya lumayan langka dan harganya selangit, Mantra Orang Jawa (puisi) dan
Pada Suatu Hari Nanti (kumpulan cerpen). Sedangkan buku GM: Selected Poems, Pagi dan Hal Hal yang Dipungut Kembali,
keduanya adalah buku puisi, Tan Malaka dan Dua Lakon Lain (naskah drama), Tuhan
dan Hal-hal yang Tak Selesai (esei pendek).
Ika Natasha. Saya paling suka Antologi
Rasa. Saya tim Harris. Hihihihi.
Kathryn Littlewood. Trilogi The
Bliss Bakery, sudah lengkap. Hahaha. Beli jilid terakhir agak ngesot
yaa...tapi alhamdulillah, rejeki memang tepat waktu. Lagi bengong sepi drama
korea yang ciamik, eh dapat buku jilid ketiga gratis. Heuheuheu. Katanya ucapan
terima kasih karena sudah menjadi admin dan pengirim buku yang baik di sebuah lapak
buku. Hehehe.
Emha Ainun Nadjib. Waaaalhaiki.....sungkem. hehe. Saya paling suka
bukunya yang berjudul Secangkir Kopi Jon
Pakir. Belum kelar bacanya, tapi sudah diminta yang punya. Hehehehe.
Dan Brown. Cinta sama Inferno.
Baca buku ini maraton, padahal tebalnya hampir setebal Nagabumi. Suka juga
Da Vinci Code. Suka juga Angel and Demon. Sedang mencari Lost Symbol. Fiuh...*lirik
dompet*
Oh Vabyo. Valiant Budi Yoga. Kedai
1001 Mimpi nya lhooooo, bikin melek. Dan sedang menunggu rejeki Kedai 1002
Mimpi. Hehehe. Aamiin.
Siapa lagi ya. Kayaknya segitu
dulu aja deh yaa. Keburu ganti hari.
Eh Selamat Tahun Baru Hijriah
1436 H yaa....semoga menjadi muslim yang lebih baik lagi dan lagi. Aamiin.
No comments:
Post a Comment