Friday, October 24, 2014

Hari Kelimabelas - Favorite Author and Books



Favorite Author and Books.

Halayoooo akeh men. Hehehe. Setiap buku dan cerita yang membuat saya senang selepas membacanya, saya pasti suka penulisnya juga, dan berusaha mendapatkan buku berikutnya atau buku sebelumnya.

Enid Blyton. Seri Lima Sekawan saya paling suka. Dulu jaman masih kecil dapat lungsuran buku ini dari teman bapak. Mewah banget kan jaman saya kecil. Sekarang buku-buku Enid dicetak ulang dengan cover baru, saya jadi rindu buku-buku saya yang dulu. Entah di mana sekarang.

Beranjak remaja, si mbak yang ada di pondok pesantren sering beli buku bernuansa islami, tersebutlah buku-buku Asma Nadia yang berjudul Aisyah Putri. Ada dua jilid kalau ndak salah. Dan kami berdua punya. Tapi semenjak mbak Asma Nadia menulis buku bercover fotonya sendiri, saya sudah ndak pernah ngikutin lagi. Sepertinya isi buku tersebut berat. Hehe. Apalagi sejak sebuah bukunya dibikin sinetron (panjang dan konfliknya rauwisuwis), njuk rada gimana gitu.

Eh saya sempat kesengsem sama Donny Dirgantoro lho, ketika secara tidak sengaja saya beli novelnya yang berjudul 5 cm. Kenapa tidak sengaja, karena waktu itu saya cuma naksir sama covernya yang hitam dan tulisan timbul di covernya. Lha kok yaa ternyata isinya bagus, ceritanya keren. Waktu itu saya beli kelas tiga sma. Belum....dia belum seterkenal sekarang. Hingga novel tersebut difilmkan, hingga semua orang kemudian berbondong-bondong ke Semeru. Saya pun beli novel ke-dua nya yang berjudul 2. Tapi hanya saya baca hingga separuh tebal buku. Saya tidak berminat melanjutkan. Pun hingga saya menonton film 5 cm nya. Perasaan kesengsem itu menguap. Hehehe.

Kemudian saya mengenal Fira Basuki melalui Pintu, lanjut Jendela dan yang terakhir Atap. Saya punya semua, patungan dengan Mbak saya. Dan oleh karenanya saya juga beli Miss B, tapi Cuma satu buku. Hehehe. Etapi itu bagus lho. Trilogi Pintu Jendela Atap juga bagus. Seringnya saya merasa kejadian yang ada dalam novel itu adalah nyata, pengalaman mbak Fira Basuki sendiri.

Andrea Hirata. Yeah siapa yang tidak tahu tetralogi Laskar Pelangi. Saya punya semua lengkap. Si Ikal ini memang lovable kan. Dwilogi dalam satu bukunya Padang Bulan-Cinta dalam Gelas, ituuuu favorit ceritanya. Ngekek kemekelen sampai sakit perut dan nangis sesenggukan, bisa saya dapatkan pada saat membaca buku ini. Andrea Hirata memang pandai mengaduk perasaan.

Tere-Liye, emmm....saya membaca dari awal hingga akhir sampai tuntas hanya satu judul bukunya yaitu Bidadari Bidadari Surga. Saya suka isi buku tersebut. Namun sampai sekarang ndak mau nonton filmnya. Takut kecewa sama seperti 5 cm. Sudah, biarkanlah bayangan tentang isi buku itu adalah seperti dalam isi hati dan kepala saya saja. Judul yang lainnya saya tidak tertarik, meskipun saya membeli satu bukunya, Ayahku (bukan) Pembohong. Saya hanya membaca satu bab saja, lantas bosan.

Ayu Utami. Kesengsem sama Mbak Ayu setelah membaca Manjali dan Cakrabirawa. Wes to aku klepek-klepek bacanya. Kaya baca buku sejarah. Dan sejak itu saya mencintai candi-candi. Manjali ini termasuk dalam seri Bilangan Fu. Tapi saya bacanya tidak urut. Seharusnya kali pertama dibaca adalah Bilangan Fu, kemudian Manjali LalitaSamanLarungMaya. Namun Saman dan Larung bukan termasuk seri Bilangan Fu, hanya saja ceritanya sedikit berkaitan pada Maya. Karena terbius Manjali, saya beli bukunya Ayu Utami yang berjudul Cerita Cinta Enrico. Enrico yang tak lain adalah suaminya. Saya beli dengan ekspektasi ceritanya sekeren Manjali, tetapi karena ternyata beda seri, ya kepuasan membacanya beda juga. Saman dan Larung agak njelimet memahaminya. Heuheu. Harus dibaca lebih dari satu kali. Tapi saya jadi belajar cukup banyak tentang orde baru. Heh. Buku Ayu yang ada di rak saya: Bilangan Fu dan Manjali milik mbak, Lalita, Maya, Saman, Larung dan Kisah Orang-Orang Scorpio. Eh mbak Ayu ini Scorpio, sama seperti saya, jadinya yaa saya tambah kesengsem. Hahahaha. *bletaaaak* Tadi buka twitternya mbak Ayu, ternyata dia nulis buku baru berjudul Miracle apa gitu. *duh gawat*

Seno Gumira Ajidarma. *ambil napas dalam-dalam* Mas yang satu ini sungguh ciamik. Ciamiiiiik. Hahaha. Mari saya sebutkan buku beliau yang saya miliki, Penembak Misterius, Linguae, Sebuah Pertanyaan untuk Cinta, Kentut Kosmopolitan, Nagabumi 1, Dunia Sukab, Sepotong Senja untuk Pacarku, Negeri Kabut, Negeri Senja, dan Biola Tak Berdawai. Lima judul terakhir tadi bukan buku asli, alias fotocopyan. Hehehe. Ada juga Kumpulan Cerpen yang dimuat di Kompas sejak tahun 1978-2013, Jazz Parfum dan Insiden, tapi bukan milik saya, saya cuma nebeng baca, yatapi berdoa supaya si empunya pemilik buku mengikhlaskan. Hahaha. *toyor*. Kadang tulisan saya terinfluens sama gaya cerita beliau. Dan saya senang. Beliau begitu ciamik.

Sapardi Djoko Damono (SDD). Saya senang puisi-puisi beliau. Cerpennya juga sih, tapi saya lebih menikmati puisinya. Begitu juga dengan Goenawan Mohammad (GM). Lebih menikmati puisinya. Buku SDD yang saya miliki dan sukai: yak ternyata hanya dua, karena bukunya lumayan langka dan harganya selangit, Mantra Orang Jawa (puisi) dan Pada Suatu Hari Nanti (kumpulan cerpen). Sedangkan buku GM: Selected Poems, Pagi dan Hal Hal yang Dipungut Kembali, keduanya adalah buku puisi, Tan Malaka dan Dua Lakon Lain (naskah drama), Tuhan dan Hal-hal yang Tak Selesai (esei pendek).

Ika Natasha. Saya paling suka Antologi Rasa. Saya tim Harris. Hihihihi.

Kathryn Littlewood. Trilogi The Bliss Bakery, sudah lengkap. Hahaha. Beli jilid terakhir agak ngesot yaa...tapi alhamdulillah, rejeki memang tepat waktu. Lagi bengong sepi drama korea yang ciamik, eh dapat buku jilid ketiga gratis. Heuheuheu. Katanya ucapan terima kasih karena sudah menjadi admin dan pengirim buku yang baik di sebuah lapak buku. Hehehe.

Emha Ainun Nadjib. Waaaalhaiki.....sungkem. hehe. Saya paling suka bukunya yang berjudul Secangkir Kopi Jon Pakir. Belum kelar bacanya, tapi sudah diminta yang punya. Hehehehe.

Dan Brown. Cinta sama Inferno. Baca buku ini maraton, padahal tebalnya hampir setebal Nagabumi. Suka juga Da Vinci Code. Suka juga Angel and Demon. Sedang mencari Lost Symbol. Fiuh...*lirik dompet*

Oh Vabyo. Valiant Budi Yoga. Kedai 1001 Mimpi nya lhooooo, bikin melek. Dan sedang menunggu rejeki Kedai 1002 Mimpi. Hehehe. Aamiin.

Siapa lagi ya. Kayaknya segitu dulu aja deh yaa. Keburu ganti hari.

Eh Selamat Tahun Baru Hijriah 1436 H yaa....semoga menjadi muslim yang lebih baik lagi dan lagi. Aamiin.


No comments:

Post a Comment