"Ketika hatimu tak mengatakan yang sejujurnya, maka sakit akan menjawabnya."
Itu kalimat dari drama korea (lagi) Master's Sun. Dan pagi ini saya dialog dengan hati saya, sebuah pertanyaan saya tujukan padanya, "hae..kamu baik-baik saja?sakit ndak?marah ndak?". Setelah melihat postingan yang yeah sebenarnya iseng. Iseng-iseng ndak penting. Dan seharusnya saya ndak usah mikirin kan ya. Tapi ya itu, saya tertarik membaca komentar-komentarnya dari atas sampai bawah.
Serius, saya nengok ke dada kiri, saya pegang dada kiri dan tanya padanya. hahaha. Sudah mirip orang gila belum yaa, ah orang gila aja nggak gitu-gitu amat kok
Karena kadang hati ini baik-baik saja, tapi pikiran yang memprovokasi untuk marah dan sakit. Padahal hati nya cuek saja.Kan mending nanya langsung saja to, jujur-jujuran pikiran dan hati. Biar pada musyawarah gitu lho. Biar ndak saling menelikung.
Jadi, saya tanya lagi, lihat dan pegang dada kiri, piye perasaanmu?
Eh ada yang bilang, hati ki di perut kanan bawah. Bukaaan. itu liver. Hati yang sering dimaksudkan orang itu jantung, heart. Yang kadang nyeri kalau lagi patah cinta. hehehe. Yang sering jadi sesak karena bahagia. halaaah..
nek patah sama bahagia di saat bersamaan njuk kayak apa rasane?
ReplyDeletetanyakan pada hatimu mbak. eh, njuk patahe mergo opo dan bahagiane mergo opo mbak?
Delete