mata sering salah melihat
telinga sering salah mendengar
mulut sering salah berucap
pikiran sering salah menafsirkan apa yang dilihat mata dan didengar telinga
tapi semoga jiwa kesatria meminta maaf
semoga hati selalu menjadi pemaaf
Friday, July 27, 2012
Monday, July 16, 2012
puasa itu seni
Saya pernah ditertawakan teman saya ketika saya berniat akan berpuasa agar lebih 'kalem'/sabar, supaya tidak terlalu meledakledak.
Dia bilang, "justru lapar itu malah bikin gampang marah!"
Saya tersenyum geli.
Puasa itu seni. Seni mengendalikan diri.
Ketika kita minta pada tuhan supaya diberi rejeki, apa lalu tuhan menurunkan segepok uang? Enggak kan? Tuhan dgn caranya sendiri menuntun kita untuk mendapat pekerjaan. Kerja dulu baru dapat rejeki.
Sama, ketika kita minta supaya lebih disabarkan, dilapangkandadanya, tidak langsung kita cling jadi lebih sabar, tapi justru kita diuji dulu, entah yang si bos protes hasil kerja kita kurang baik-lah, entah yang partner kerja ngga bisa diajak kerjasama-lah, dll. Dari situ, ketika kita mampu menyelesaikan semua dengan ikhlas, maka level sabar kita setahap lebih tinggi.
Kirakira sama seperti itu lah puasa, dengan lapar, saat situasi memancing untuk marah, kita ingat, bahwa marah juga membatalkan puasa, sehingga kita akan mengendalikan marah, kemudian beristighfar, dan menjadi lebih tenang. Insyaallah.
Marhaban yaa ramadhan..
*Cepet yaa..sudah puasa tahun kedua.bismillah.*
Wednesday, July 11, 2012
huft
pada akhirnya dia menghentikan perseteruan ini dengan menutup akun. entahlah. rasanya separuh lega dan separuhnya lagi tidak puas.
lega karena aku tak harus melihat nama perempuan itu lagi, tidak puas karena ya dia memilih jalan tengah.
perseteruan itu toh sebenarnya bukan perseteruannya, ini perseteruan dua sisi ku. sisi yang selalu terganggu dengan kehadiran perempuan itu, dengan sisi ku yang cuek sajalah.
huft. *capslock*
lega karena aku tak harus melihat nama perempuan itu lagi, tidak puas karena ya dia memilih jalan tengah.
perseteruan itu toh sebenarnya bukan perseteruannya, ini perseteruan dua sisi ku. sisi yang selalu terganggu dengan kehadiran perempuan itu, dengan sisi ku yang cuek sajalah.
huft. *capslock*
Wednesday, July 04, 2012
ijinkan aku
aku ini pekok dan tak terurus
maka ijinkan aku mengurus dan memperhatikanmu
aku ini masih senang main-main dan pergi pergi
maka ijinkan aku menunggumu
aku ini tidak peka
maka ijinkan aku memahamimu
aku ini pekewuhan
maka ijinkan aku mengenalmu lebih
maka ijinkan aku mengurus dan memperhatikanmu
aku ini masih senang main-main dan pergi pergi
maka ijinkan aku menunggumu
aku ini tidak peka
maka ijinkan aku memahamimu
aku ini pekewuhan
maka ijinkan aku mengenalmu lebih
Wednesday, June 27, 2012
Tuesday, June 19, 2012
#drama #fiksi
Perempuan itu suka padamu ya.
Kamu cemburu? Jangan kekanakan
lah. Aku dengannya hanya berteman.
Aku tahu. Aku tahu kau
dengannya hanya berteman. Rasa dalam hatimu padanya pun hanya berteman. Yang kubicarakan
adalah perempuan itu. Bukan kamu.
Maksutmu?
Iya, dia suka padamu. Dia sedang
dalam fase yang sama seperti saat aku menyukaimu. Menyukai semua yang kau
sukai. Mencari tahu semua yang kau sukai. Berusaha membicarakan semua yang kau
sukai.
Hemm...
Kau mungkin tak
menyadarinya. Tapi aku ini juga perempuan. Aku tahu.
Itu hanya kebetulan saja. Kebetulan
yang dia suka sama.
Teruslah berkata seperti
itu.
Lalu apa yang kau
khawatirkan.
Yang ku khawatirkan jika
sikapmu tak segera menunjukkan adanya diriku, perasaan dalam hatinya akan
semakin subur. Kau akan menyakitinya dan menyakitiku. Bahkan sekarang pun kau
sudah menyakitiku.
#drama #fiksi
Monday, June 18, 2012
Sunday, June 17, 2012
#rindu hari ini
aku mulai rindu bahkan ketika kau baru saja berbalik, maka terkadang aku memilih tak melihat punggungmu,
namun, ketika kiranya akan lama kita tak berjumpa, aku akan menyimpan siluet punggungmu dalam lekat ingatan,
menyimpan sebaris senyummu, sebaris sipit matamu, dalam hati,
merekam setiap kata dan tawa mu dalam kalbu
dan aku mulai rindu..
backsound:
Christina Perri - A Thousand Years
And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
Saturday, June 16, 2012
doa pencinta
bila penantian terasa sia-sia dan sunyi malam mengentalkan rindu, semoga bintang tak berhenti berkabar gembira tentang cerah pagi,
bila saat perjumpaan terasa tak lama dan perpisahan merisaukan kalbu, semoga harapan-harapan tak mati bersama keperkasaan cinta di hati,
bila janji pertemuan dibatalkan dan gejolak hati tak terkirakan, semoga bukan karena kekasih murka dan tak lagi sudi bersuabila hati terlupa, semoga kekasihku tetap mengingatku
bila hati ini teringatmu o kekasih semoga karena kau mengingatku. Amin
by : gus mus
Friday, June 15, 2012
lari
kau sibuk lari hari ini yaa..
pagi kau lari karena mengantuk
siang kau lari entah karena apa
malam kau lari dengan dalih sedang ada teman
da kau tak menanyakan sedikit pun kabarku..
hari ini kau sibuk lari..
Saturday, June 09, 2012
kruwel di dalam kepala
pagiiiiiiiiiiii....
curhat ah.
semalam saya menyadari bahwa tingkah saya seperti anak kecil, kemarin. becanda pake ketawa-ketawa yang anak kecil banget. mungkin yang kemarin becanda sama saya mengatakan saya kaya anak kecil, yang saya ceritain juga berkata demikian dan ditambah kalimat "yang penting sifatnya jangan kekanakan." tapi yang tahu betul bahwa tingkah demikian adalah self defense saya ketika sedang banyak sekali pikiran, adalah diri saya sendiri, tentu Tuhan tahu.
dan ketika saya utarakan bahwa ributnya saya kemarin mengenai seorang perempuan, saya merasa kekanakan, dan lagi-lagi iya saya dianggap kekanakan. separuh jiwa saya mengiyakan, separuhnya lagi mengelak.
yang mengiyakan bilang, "lha iya dia kan punya teman banyak, wajar kalo dia dekat dengan teman-temannya."
yang mengelak bilang, "jika seseorang mengatakan risaumu adalah kekanakan, mungkin dia belum pernah ditikung."
dan ketika saya menulis dua kalimat itu, sebuah kalimat menggema, "kekasihmu ini tidak sama seperti yang dulu2, maka bersikaplah lebih bijak."
semua benar, jika tepat pada waktunya.
nah, wiken kali ini bersama ibu direktur...sarapan yang banyak...siapkan mental...kulakan sabar dan positif thinking.
bismillah.
curhat ah.
semalam saya menyadari bahwa tingkah saya seperti anak kecil, kemarin. becanda pake ketawa-ketawa yang anak kecil banget. mungkin yang kemarin becanda sama saya mengatakan saya kaya anak kecil, yang saya ceritain juga berkata demikian dan ditambah kalimat "yang penting sifatnya jangan kekanakan." tapi yang tahu betul bahwa tingkah demikian adalah self defense saya ketika sedang banyak sekali pikiran, adalah diri saya sendiri, tentu Tuhan tahu.
dan ketika saya utarakan bahwa ributnya saya kemarin mengenai seorang perempuan, saya merasa kekanakan, dan lagi-lagi iya saya dianggap kekanakan. separuh jiwa saya mengiyakan, separuhnya lagi mengelak.
yang mengiyakan bilang, "lha iya dia kan punya teman banyak, wajar kalo dia dekat dengan teman-temannya."
yang mengelak bilang, "jika seseorang mengatakan risaumu adalah kekanakan, mungkin dia belum pernah ditikung."
dan ketika saya menulis dua kalimat itu, sebuah kalimat menggema, "kekasihmu ini tidak sama seperti yang dulu2, maka bersikaplah lebih bijak."
semua benar, jika tepat pada waktunya.
nah, wiken kali ini bersama ibu direktur...sarapan yang banyak...siapkan mental...kulakan sabar dan positif thinking.
bismillah.
Sunday, June 03, 2012
all alone
terkadang saya menyadari, menjadi seorang yang sendiri itu jauh lebih menyenangkan. kenapa? karena secara alami tubuh dan hati menyadari bahwa 'saya sendiri' maka saya harus bisa segala sesuatunya sendiri, mengahadapi segalanya sendiri, mencari kesenangan sendiri, menyupport diri sendiri. tentu masih ada keluarga dan teman, tapi untuk beberapa hal memang banyak yang harus dihadapi sendiri dan yang bisa mengatasi adalah diri sendiri.
dan ketika ada seseorang yang mengisi hati, secara spontan tubuh-hati mengatakan bahwa ada tempat berbagi, rindu keluh kesah dan bahagia. tapiiiii ya itu tadi gak setiap waktu ada. dan itu yang membuat sistem tubuh-hati menjadi sedikit melemah, menurut saya, menurut apa yang terjadi pada diri saya, *halah curhaaat*
saat saya sendiri, lucu susah senang keluh kesah ya dinikmati ya diusahakan untuk ayo ditata semua sendiri, tapi sekarang berhawanya maunya cerita, maunya ada yang nemenin, maunya ditungguin, dan saya jadi jengah sendiri. untuk mengembalikan 'kemandirian' yang dulu itu susaaah, seperti sudah terlanjur gitu. jadi sering ''wuuuuh ayo dani wake up wake up! you can do this. kamu kok lemah banget sekarang, penakut dan pengecut. woiiiii...mana dani yang pikiran dan perasaannya seimbang? mana dani yang kuat? mana dani yang gak takut sendirian? mana dani yang cuek?? kemana kemana dimana?" *halah dangdut*
Jump..Jump..Jump..
tetapi pun saya juga menyadari bahwa dengan adanya dia saya lebih berusaha untuk jadi lebih baik. menjadi yang terbaik. karena tuhan menjanjikan seorang yang baik akan mendapat pasangan yang baik pula. dia baik dan saya ingin jadi yang baik supaya nantinya disandingkan dengannya.
maka saya akan berusaha lebih lagi. lebih memahami dan mengerti.
dan semoga tuhan merestui niatan ini.
amien.
dan ketika ada seseorang yang mengisi hati, secara spontan tubuh-hati mengatakan bahwa ada tempat berbagi, rindu keluh kesah dan bahagia. tapiiiii ya itu tadi gak setiap waktu ada. dan itu yang membuat sistem tubuh-hati menjadi sedikit melemah, menurut saya, menurut apa yang terjadi pada diri saya, *halah curhaaat*
saat saya sendiri, lucu susah senang keluh kesah ya dinikmati ya diusahakan untuk ayo ditata semua sendiri, tapi sekarang berhawanya maunya cerita, maunya ada yang nemenin, maunya ditungguin, dan saya jadi jengah sendiri. untuk mengembalikan 'kemandirian' yang dulu itu susaaah, seperti sudah terlanjur gitu. jadi sering ''wuuuuh ayo dani wake up wake up! you can do this. kamu kok lemah banget sekarang, penakut dan pengecut. woiiiii...mana dani yang pikiran dan perasaannya seimbang? mana dani yang kuat? mana dani yang gak takut sendirian? mana dani yang cuek?? kemana kemana dimana?" *halah dangdut*
Jump..Jump..Jump..
tetapi pun saya juga menyadari bahwa dengan adanya dia saya lebih berusaha untuk jadi lebih baik. menjadi yang terbaik. karena tuhan menjanjikan seorang yang baik akan mendapat pasangan yang baik pula. dia baik dan saya ingin jadi yang baik supaya nantinya disandingkan dengannya.
maka saya akan berusaha lebih lagi. lebih memahami dan mengerti.
dan semoga tuhan merestui niatan ini.
amien.
Wednesday, May 30, 2012
Tentang Hidup
saya dilanda nostalgia jaman esempe. mendengarkan lagu-lagu Sheila On7.
ada pula yang ketika terdengar lagu ini yang terbayang adalah sosoknya,
Ngomongin cemburu???hemmm....
Tentang hidup
Akhirnya semua terjadi juga
Yang kutakutkan yang kuelakkan
Keresahan ini tak seharusnya terjadi
Seakan jurang tercipta untuk kita
Slalu kucoba menghangatkanmu
Dengan sebatang lilin di tengah badai ini
Akupun tak ingin kau meredup dan membeku
Dan lilin ini segalanya yang tersisa
Coba berusaha untuk lebih mencintaiku
Aku 'kan mencoba hal yang sama
Aku pun tak ingin meninggalkan tempat ini
Apa yang kaurasakan aku juga merasakan
Bertahan sayang dengan doa mu
Kucoba bertanya pada Tuhanku
Percayalah sayang ku tak ingin semuanya berakhir
Ku berusaha untuk slalu di sini
Coba berusaha untuk lebih mencintaiku
Aku 'kan mencoba hal yang sama
Bentangkan maumu kita raih semuanya
Apa yang kau inginkan aku juga memimpikan
Rindukanlah diriku selagi punya waktu
Hargailah diriku kutahu engkau mampu
ada beberapa lirik yang menggelitik seperti yang berikut
Berai
Terlambatkah tepati janji
Saat kau melangkah tuk pergi
Yakinkah ini semua, yang lelah kita bina
Terjaga oleh kelam
Dan terimbas dengan suram
Kau kemasi kasih sayangmu
Bergegas ambil langkah sendu
Yakinkah ini semua, yang harus kita rasa
Terjaga oleh kelam
Dan terimbas dengan suram
Haruskah kau kan pergi
Bila semua kan sepi
Haruskah kau kembali
Saat kau baca lirik ini
Kau kemasi kasih sayangmu
Bergegas ambil langkah sendu
Yakinkah ini semua, yang harus kita rasa
Terjaga oleh kelam
Dan terimbas dengan suram
ada yang menggebu-gebu
Tunjukkan padaku
Tenangkan resahku saat langkahku terasa berat
Teduhkan jiwaku saat matahari bersinar terlalu pijar
Karena dirimu satu-satunya yang kuandalkan
Saat diriku tak mampu berdiri di sini sendiri
Ceritakan sayang
Hari-hari yang tlah kau lalui
Katakanlah sayang
Semua hal yang kau benci dari diriku
Cobalah.. cobalah..'Tuk mengerti keadaan ini
Aku rapuh.. saat kau tinggalkan
Tunjukkan.. padaku..Kau slalu mencintaiku
Jadilah pelindung bagi sayapku
Aku berjanji.. aku berjanji
Selalu menemani langkahmu
Dalam setiap helai nafasmu
Bangunkan tidurku bila kau terjaga lebih dulu
Dan bergegaslah sayang kita isi makna
Indahnya hari ini
Indahnya hari ini
ada yang bikin saya teriris, dan menangis. *hooo lebai*
Waktu yang tepat tuk berpisah
Dan bila kau harus pergi
Jauh dan takkan kembali
Ku akan merelakanmu bila kau bahagia
Selamanya di sana walau tanpaku
Ku akan mengerti cinta dengan semua yang terjadi
Pastikan saja langkahmu tetap berarti
Bisakah aku tanpamu sanggupkah aku tanpamu
Sehangat pelukan hujan, saat kau lambaikan tangan
Tenang wajahmu berbisik
Inilah waktu yang tepat 'tuk berpisah
Selembut belaian badai saat kau palingkan arah
Jejak langkahmu terbaca
Inilah waktu yang tepat 'tuk berpisah
Ku akan pahami cinta
Dengan apa yang terjadi
Pastikan saja mimpimu tetap berarti
Aku tak pernah mengharap kau 'tuk kembali
Saat kau temukan duniamu
Aku tak pernah menunggu kau 'tuk kembali
Saat bahagia mahkotamu, bila kedamaian s'limutmu
Jangan kau kembali..
ada pula yang ketika terdengar lagu ini yang terbayang adalah sosoknya,
Anugerah terindah yang pernah kumiliki
Melihat tawamu
Mendengar senandungmu
Terlihat jelas dimataku
Warna - warna indahmu
Menatap langkahmu
Meratapi kisah hidupmu
Terlukis jelas bahwa hatimu
Anugerah terindah yang pernah kumiliki
Sifatmu nan slalu
Redakan ambisiku
Tepikan khilafku
Dari bunga yang layu
Saat kau disisiku
Kembali dunia ceria
Tegaskan bahwa kamu
Anugerah terindah yang pernah kumiliki
Belai lembut jarimu
Sejuk tatap wajahmu
Hangat peluk janjimu
Yang sering dipakai teman untuk mengecoh saya adalah lagu berikut,
Dan
Dan…dan bila esok…datang kembali
Seperti sedia kala dimana kau bisa bercanda
Dan…perlahan kaupun lupakan aku
Mimpi burukmu…dimana t’lah ku tancapkan duri tajam
Kaupun menangis…menangis sedih
Maafkan aku
Dan…bukan maksudku…bukan inginku
Melukaimu sadarkan kau di sini kupun terluka
Melupakanmu…menepikanmu
Maafkan aku….
Lupakan saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala
Caci maki saja diriku
Bila itu bisa membuatmu
Kembali bersinar dan berpijar
Seperti dulu kala
Bila kau tak di sampingku
Tak seharusnya kita terpisah
Tak semestinya kita bertengkar
Karena diriku masih butuh kau
Maafkanlah sikapku
Lupakanlah salahku.. itu
Terlalu bodoh untuk diriku
Menahan berat jutaan rindu
Apalagi menahan egoku
Maafkanlah sikapku
Lupakanlah salahku..
Luapkan kepadaku..
Takkan kubiarkan kau menangis
Takkan kubiarkan kau terkikis
Terluka perasaan oleh semua ucapanku
Maafkanlah semua sifat kasarku
Bukan maksud untuk melukaimu
Aku hanyalah orang yang penuh rasa cemburu..
Bila kau tak disampingku
Sunday, May 27, 2012
kekuatan pikiran. jika kita benar-benar memikirkan sesuatu, atau menginginkan sesuatu hingga terus menerus memikirkannya, maka apa yang kita pikirkan kemungkinan akan terjadi. kekuatan pikiran yang didukung alam semesta.
*ah ngomong apa saya ini*
iya saya pernah baca tentang kekuatan pikiran ini. dan kemarin saya nonton film thailand yang berjudul "who are you" itu juga sedikit banyak ngomongin kekuatan pikiran. di dalam pilem itu ada adegan seorang yang ditutup matanya kemudian di tangan kirinya dia memegang pensil dan di tangan kanannya dia memegang selembar kertas. orang tersebut diberi sugesti bahwa benda di tangan kiri (pensil) merupakan benda lunak dan benda di tangan kanan (kertas) adalah benda tajam. dengan kekuatan pikirannya dia harus mampu memotong benda lunak dengan benda tajam. dan berhasil. pensil terpotong menjadi dua.
*kamu percaya?* *saya percaya!*
apa yang kita pikirkan akan terjadi, bisa terjadi. untuk itu saya selalu berusaha bahwa setiap bangun pagi saya berpikir yang baik-baik saja, supaya segala hal yang baik yang terjadi. tapi bukan berarti juga saya tidak pernah memikirkan kemungkinan terburuk. salah kalau orang-orang berpikir saya tidak pernah memikirkan kemungkinan terburuk. hahahah. *melotot sama adek kelas* saya, ketika memikirkan satu rencana, di belakang rencana itu saya selalu mencantumkan kemungkinan terburuk untuk saya waspadai. waspada itu dalam rangka menyiapkan hati saya untuk jatuh, dan waspada untuk menyiapkan jalan keluar lain jika kemungkinan terburuk itu terjadi.
jatuh??
ada hal-hal yang memang di luar kendali kita. tentang perasaan. jika seseorang yang saya cintai memilih untuk mencintai perempuan lain, maka saya harus bilang apa, itu di luar kendali saya. of course, saya akan beruasaha untuk tidak melakukan hal-hal yang membuatnya berpaling ke perempuan lain, tapi jika segala usaha saya tersebut tidak berhasil, tentunya hal pertama yang harus saya lakukan adalah jatuh dengan tidak terlalu sakit. bukankah jika kita berani mencintai kita juga harus harus siap untuk kehilangan?
lalu ke mana perginya>> berani mencintai, mencintai dengan berani.
*mbuh*
selamat pagi...
*ah ngomong apa saya ini*
iya saya pernah baca tentang kekuatan pikiran ini. dan kemarin saya nonton film thailand yang berjudul "who are you" itu juga sedikit banyak ngomongin kekuatan pikiran. di dalam pilem itu ada adegan seorang yang ditutup matanya kemudian di tangan kirinya dia memegang pensil dan di tangan kanannya dia memegang selembar kertas. orang tersebut diberi sugesti bahwa benda di tangan kiri (pensil) merupakan benda lunak dan benda di tangan kanan (kertas) adalah benda tajam. dengan kekuatan pikirannya dia harus mampu memotong benda lunak dengan benda tajam. dan berhasil. pensil terpotong menjadi dua.
*kamu percaya?* *saya percaya!*
apa yang kita pikirkan akan terjadi, bisa terjadi. untuk itu saya selalu berusaha bahwa setiap bangun pagi saya berpikir yang baik-baik saja, supaya segala hal yang baik yang terjadi. tapi bukan berarti juga saya tidak pernah memikirkan kemungkinan terburuk. salah kalau orang-orang berpikir saya tidak pernah memikirkan kemungkinan terburuk. hahahah. *melotot sama adek kelas* saya, ketika memikirkan satu rencana, di belakang rencana itu saya selalu mencantumkan kemungkinan terburuk untuk saya waspadai. waspada itu dalam rangka menyiapkan hati saya untuk jatuh, dan waspada untuk menyiapkan jalan keluar lain jika kemungkinan terburuk itu terjadi.
jatuh??
ada hal-hal yang memang di luar kendali kita. tentang perasaan. jika seseorang yang saya cintai memilih untuk mencintai perempuan lain, maka saya harus bilang apa, itu di luar kendali saya. of course, saya akan beruasaha untuk tidak melakukan hal-hal yang membuatnya berpaling ke perempuan lain, tapi jika segala usaha saya tersebut tidak berhasil, tentunya hal pertama yang harus saya lakukan adalah jatuh dengan tidak terlalu sakit. bukankah jika kita berani mencintai kita juga harus harus siap untuk kehilangan?
lalu ke mana perginya>> berani mencintai, mencintai dengan berani.
*mbuh*
selamat pagi...
Sunday, May 20, 2012
Monday, May 14, 2012
Jatuh
kata-kata mu menjatuhkan ku dari ranting pohon tempat ku tertahan sejenak setelah aku terperosok dari atas tebing.
JATUH!
semakin dalam.
sakit.
JATUH!
semakin dalam.
sakit.
Sunday, May 13, 2012
Menarilah sendiriku
di awal masa yang lewati hari-hari, dan waktu yang terus bergulir lalui, tak sanggup lagi ku daki bukit ini, ku berhenti
mata hitammu slalu menyulut senyum tersipu, hasrat terpaku tuk slalu bertemu
kuu genggam semua kata, terselimuti dengan asa, hanya ada sebuah rasa kini
dan menarilah hatiku, di atas jalan berbatu, lewati semua sepi ku sendiriku
kau tetap indah malamku, jari jemarimu menyentuh, membelai diriku yang selalu ingin bersamamu
tak pernah sedikitpun, terbesit olehku, ku ingin juga waktu berhenti denganmu.
_angsa dan serigala_
mata hitammu slalu menyulut senyum tersipu, hasrat terpaku tuk slalu bertemu
kuu genggam semua kata, terselimuti dengan asa, hanya ada sebuah rasa kini
dan menarilah hatiku, di atas jalan berbatu, lewati semua sepi ku sendiriku
kau tetap indah malamku, jari jemarimu menyentuh, membelai diriku yang selalu ingin bersamamu
tak pernah sedikitpun, terbesit olehku, ku ingin juga waktu berhenti denganmu.
_angsa dan serigala_
Saturday, May 12, 2012
Saturday, May 05, 2012
Anggrek, buku, dan kamu
Anggrek. Kembang cantik itu kini yang memenuhi pikiranmu, tentu saja
gunung, kodok, burung, mangrove dan
yang lainnya juga masih setia mengisi hatimu. Senangnya kembali bercerita
denganmu. Aura semangat mu itu aku suka. Berjam-jam dengan dirimu bercerita
tentu saja aku betah. Hanya saja untuk mengalami hal ‘berjam-jam’ itu belum
memungkinkan untuk kita ya, pasti selalu ada sesuatu hal yang membuatmu pergi.
Senja kemarin, sambil memandang anggrek yang tertempel di pohon palem depan
lab aku mendengarkan ceritamu tentang anggrek. Pengalamanmu belajar tentang
anggrek, yang ternyata anggrek itu jenis nya banyak sekali dan banyak bentuk
anggrek yang tidak kita duga bahwa dia termasuk anggrek. Saat aku bertanya
memangnya nama ilmiah anggrek apa, lalu kau menyebutkan banyak nama genusnya. Dendrobium, Schoenorcis, Appendicula
dan lain-lain. Haaa kamu sudah hapal yaa. Hehehe. Jos. Aku Cuma tau satu, Dendrobium, dan Appendicula itu bukannya nama organ ya, eh itu apendiks ding. Hihihi.
Kemudian kau bercerita bagaimana masih kesulitan mengident anggrek kalau
sudah masuk hutan, karena refrensi buku yang masih terbatas. Dan kau bercerita
ada seorang teman dari Palembang yang punya buku ident anggrek, teman itu
diberi oleh seorang peneliti anggrek dari Inggris, dan teman itu bilang kalau
proposal funding ident anggrek-mu
didanai, nanti buku yang dia punya akan diberikan cuma-cuma. Wawawawa. Hahaha. Mari
kita amin’i bersama. Amiiin. Semoga ya.
Lalu kau bercerita bahwa tulisanmu tentang anggrek sudah selesai. Hal yang
sudah lama sekali tidak kau lakukan bukan? menulis. Dan kau sedikit geli karena
hasil tulisanmu yang ini terasa aneh, maklum sudah lama berkarat otaknya,
begitu katamu. Yap, tak apa, memulai lagi hal yang kita sukai setelah sekian
lama memang rasanya sedikit aneh, tapi menyenangkan. Aku melihat lagi pesonamu
yang sempat meredup diiringi karat-karat otakmu itu. Haha.
Tapi beneran ini, aku seperti bertemu kembali denganmu. Hal yang kuharap
kudapat sekembalinya kau dari hutan cangar. Entah apa yang bisa membuat mu
kembali, hmm..mungkin buku ya. Iya kaan? Kau membeli banyak sekali buku bulan
ini, habis duit hampir setengah juta kaan. Hihihi. Yang ini juga aku suka. Kau mulai
lagi membaca. Semua buku yang ingin kau baca kau beli. Semua buku yang sudah
kau beli tapi belum sempat tersentuh juga mulai kau baca. Jalan-jalan ke toko
buku bersamamu menyenangkan, karena kau tak semata-mata mengantarkan aku
membeli buku, tapi kau juga menikmati buku. Kita membahas buku-buku yang ada di
rak sastra, buku ini sudah kau punya, buku itu kau sudah baca, buku ini
harganya lebih murah di sana, buku yang itu terbit lagi dengan cover baru. Atau
di rak new release, pada salah satu buku
kau berkata “ini pasti terbitan komunitas bambu,” aku sudah punya yang –kau menyebutkan
salah satu judul buku-, lalu kau bilang, “aku mau koleksi semuanya biar lengkap
satu nusantara.” Di rak buku-buku religi kau mencari satu set buku syekh siti
djenar, satu set berisi tiga buku dan harganya sekitaran satu juta, kau bilang
kenapa tidak dijual terpisah yaa. Hehehehe. Kemudian kau bilang “yang ini aku
sudah pernah baca tapi mbuh bukunya
sekarang dimana,” sambil menunjuk salah satu buku. Bukumu banyak yaa, sampe
lupa dimana-nya sekarang. : )
Ah kapan kita bisa bercerita lagi, dengan leluasa dalam waktu yang cukup
panjang.
Pagi dan senja, banyak hal menyenangkan di sana. Aku
mencintai keduanya. Pada pagi terdapat semangat yang terbarukan, pada senja
terdapat suasana yang menenangkan. Dan pada keduanya terdapat dirimu. Pada pagi
terdapat salam selamat pagi, pada senja salam bagaimana harimu. Atas nama pagi
dan senja aku mencintaimu. Selamat pagi...: )
Friday, May 04, 2012
Lebih dari sekedar cantik - Kahitna
Kahitna – Lebih Dari Sekedar Cantik
matamu yang indah bagai bulan sabit
getarkan hatiku yang menantikan balasan
adakah mungkin kau memilihku
kalau ada satu kesempatan
kan ku jadikan kau kekasihku
kalau ada satu kemungkinan
kan ku pastikan kau kekasih
yang tuk terakhir kali
jantungku (jantungku) seakan berhenti
saat kau memandangku (memandangku)
lalu aku (lalu aku) cukup tahu diri dan meragu (meragu)
adakah mungkin kau memilihku
kau lebih, kau lebih
lebih dari, dari sekedar cantik
kau lebih, kau lebih
lebih dari, dari sekedar cantik
tuhan izinkan aku
dekatkan diri dan hatinya padaku
kekasih yang tuk terakhir
kekasih yang tuk terakhir kali
kau lebih, kau lebih
lebih dari, lebih dari dari sekedar cantik
kau lebih, kau lebih
lebih dari, lebih dari dari sekedar cantik
Subscribe to:
Posts (Atom)