Wednesday, October 15, 2014

Hari Kedelapan - Your Glory Days



Your glory days. *buka sederet.com* Artinya kejayaan, kemuliaan. Hemmm...agak susah tema nya, hari kejayaan dan kemuliaan. Cek arti lain : megah, puji-pujian, puas, bersorak-sorak, hiasan, penghormatan. Oh oke, saya ambil arti puas saja ya. Meskipun masih agak sulit juga untuk dijelaskan, karena sebagai manusia tidak boleh segera merasa puas.

Jika harus menceritakan hal yang besar, maka mungkin saya belum mencapai glory days. Tapi jika yang dimaksud adalah kepuasan-kepuasan dalam berbahagia, ya saya pernah. Sering. Adalah ketika dalam satu hari saya bisa mengendalikan diri. Saya ini mudah sekali tersinggung dan tidak selow (santai), semua hal saya bawa ke dalam hati. Biasanya guyonan-guyonan itu. Dan kepuasan tersendiri adalah bisa mikir panjang, bisa memahami sudut pandang lain dan tidak lagi mudah tersinggung.

Tidak lagi mudah tersinggung memang bukan lantas tidak pernah tersinggung. Ada kalanya tiga hari sampai seminggu berturut-turut saya kecentok sama omongan orang. Saya sering merasa ada guyonan yang tidak pantas dipublikasikan di media sosial. That’s it, saya unfollow orang-orang tersebut. Hehehe. Sekalipun yang dibikinin bulan-bulanan guyonan bukan saya, tapi orang terdekat saya. Lah padahal orangnya sante saja lho, tapi saya yang tersinggung. Hehehe.

Perlu orang lain untuk diajak berdiskusi, apa iya saya ini mungkin aneh jika guyonan demikian saya anggap serius. Jika orang yang saya ajak diskusi ini bilang wajar, alias mendukung saya dan malah nambah-nambahi, maka saya beranggapan kami berdua kurang sudut pandang. Dan memang demikian. Akhirnya malah kami berdua jadi belajar. Apa yang mungkin tidak kami ketahui dan apa yang (juga) mungkin tidak mereka ketahui. Belajar sudut pandang lagi. Belajar mengendalikan diri lagi.

Semua itu kepuasan tersendiri ketika saya mampu mengendalikan diri dan banyak-banyak tersenyum, banyak-banyak bahagia. Sering-sering membuka pikiran untuk menerima polah tingkah orang lain. Sering membuat skenario yang mungkin sedang terjadi pada orang lain, untuk belajar sudut pandang.  Orang tidak dikenal yang kebetulan sedang parkir motor, yang wajahnya sumringah, siapa tahu baru saja pulang bertemu orang terkasih, atau mungkin tadi papasan dengan gebetannya. Memikirkan demikian jadi bikin ikutan senang. Atau ada orang lewat yang mukanya cemberut berkerut-kerut kusut masai, mungkin sedang diputus pacarnya atau baru saja diputus pacarnya dan ditagih hutangnya. Hehehe. Jadi memahami bahwa hoei yang punya masalah dan kesulitan nggak cuma kamu, bersyukurlah masalahmu itu bisa diatasi hanya dengan kemauan, bersyukurlah banyak orang yang bersedia membantu.

Hari yang penuh kepuasan adalah hari ketika saya mampu lebih memahami sudut pandang orang lain. Semua perkara itu kan tentang sudut pandang. Yo memang sudut pandang orang lain kadang kesleo sitik dari sudut pandang saya, dan ndilalah dia lebih “berkuasa” yowes...diikuti saja (ikhlas wae), memang dalane sedang begitu, berdoa saja pasti nanti ada hal baiknya. Dan ya memang biasanya seperti itu. Ada hal baik mengikutinya.

Hari ketika saya puas adalah hari ketika saya mampu belajar pengalaman baru, perasaan baru.
Jadi inti tulisan panjang ini, glory days saya adalah ketika saya mampu belajar hal baru (sudut pandang pengalaman dan perasaan orang lain), ada rasa lega dan bahagia ketika mau tidur.

*bengong*

1 comment: