Monday, October 13, 2014

Hari keempat - favourite quote

Setelah dicek ternyata hari keempat hilang. Baca lagi isinya yowes..pancen wes mbengi dan mungkin saya mencet delete.

Saya post ulang yaa...*ngomong same sape lu*



Waaah...sudah pukul setengah sebelas malam dan saya belum menulis apapun. Hari ini agak drama. Tapi pas drama sempet nulis cerpen siji ding dan khilaf dikirim jugak. Hih..
Hmmm...kutipan favorit saya ada banyak, karena saya ini tukang kutip kalimat atau puisi yang bagus. Tapi yang paling mengena ada dua. Salah satunya adalah kalimat yang dibikin oleh om Farid Stevy Asta dari ben Jenny Teman Pencerita yang sekarang jadi ben FSTVLST. Cah Yogjo mesti ngerti ben iki

“Bahagia itu Sederhana”

Saya tidak kenal dengan om Farid. Tahu ben nya yang Jenny juga baru sekitar empat tahun. Dan sekarang menjadi FSTVLST. Kalimat ciamik yang dikenalkan pada saya oleh seseorang. Dia yang menikmati hidup dengan sederhana dan selalu bahagia. Bahagia itu sederhana, melihatnya dari kejauhan saya sudah merasa bahagia. Apalagi jika semakin dekat dan dia menyapa. Saya kenal Jenny juga darinya. Bertukar lagu indie juga jadi semacam kebahagiaan kecil bagi saya, karena dengan demikian kami akan bertemu.

Ketika hal sederhana kita amini sebagai suatu kebahagian, saat itulah kita sedang dan akan bersyukur. Kemudian tersenyum, tidakkah kebahagiaan itu akan menular kepada orang lain. Lihatlah teman saya yang melihat saya sumringah, mereka senang juga pastinya. Senang untuk ngepoin saya dan senang untuk menggoda saya. Hehehe. Dan seharian itu juga pasti akan jadi menyenangkan.

Kutipan kedua adalah sebuah ayat AlQuran *benerin kerudung*.

“Maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kau dustakan.”

Kalimat ini masih nyambung dengan kutipan pertama. Dengan mensyukuri segala sesuatu yang sederhana, kita akan bahagia. Nikmat itu kan datangnya dari tuhan semesta alam.

Bahagia itu bisa datang dari hal sederhana jika kita percaya bahwa tuhan memang memberi nikmat yang begitu banyaknya kepada kita. Jika kita mau percaya, dan jika kita mau merasakannya sebagai kebahagiaan.

Postingan ini agak serius yaaa...

Iya.


2 comments:

  1. *nyimak tausiah ustadah dani*
    *benerin duduk yang wes gringgengan*

    ReplyDelete